Pelari Amerika Serikat Ini Nekad Bertanding Meski dalam Keadaan Hamil 5 Bulan

by
Pelari Amerika Serikat Ini Nekad Bertanding Meski dalam Keadaan Hamil 5 Bulan thumbnail

runnersworld.com.

Pelari Amerika Serikat, Alysia Montano nekad ikut kompetisi dalam keadaan hamil.

SportFEAT.com – Pelari Amerika Serikat, Alysia Montano membeberkan alasan nekad bertanding meskipun sedang dalam keadaan hamil lima bulan.

Pelari Amerika Serikat, Alysia Montano sukses mencuri perhatian publik dengan berbagai prestasi menterengnya di dunia atletik.

Alysia Montano berhasil merengkuh juara USA tujuh kali, hingga menjadi pemegang rekor lari 4×800 tercepat Amerika.

Selain memiliki beragam prestasi yang mencuri perhatian, Alysia juga membuat tindakan kontroversial yang membuat publik menjadi heran.

Baca Juga: Legenda Bulu Tangkis Indonesia Terbangkan Pewaris Lee Chong Wei ke Bali, Buat Apa Nih?

Alysia bertanding dalam keadaan hamil lima bulan ketika mentas di US National Athletics Championships.

Tak cuma sekali, Alysia Montano sebelumnya juga nekad berkompetisi dalam keadaan hamil delapan bulan di USATF Outside Championships pada 2014 lalu.

Oleh sebab itu, pelarih 35 tahun  mendapat julukan The Pregnant Runner (Pelari Hamil).

Alysia Montano pun mengungkapkan alasannya mengapa nekad bertanding meskipun dalam keadaan hamil.

Ia mengaku bahwa kehamilan bukan penyakit yang menghambatnya untuk tetap berkompetisi.

Baca Juga: MotoGP Styria 2021 – Punya Bekal Bagus dan Initiate Terdepan, Rookie Ganas Ducati Malah Tak Punya Purpose untuk Menang

“Kehamilan bukanlah penyakit. Saya tidak merasa tidak bisa lari,” ucap Alysia Montano dilansir SportFEAT.com dari runnersworld.com.

“Saya tidak merasa [itu] adalah hal terburuk yang pernah ada, seperti karir saya sudah berakhir.”

“Saya hanya merasa seperti itu adalah retorika, seperti, ‘Oh, tembak, hidupmu sudah berakhir.’ Saya 100 persen menentang itu. Saya bersyukur bisa memulai keluarga saya,” sambung Alysia.

Baca Juga: Gawat! Ada yang Menyesal dengan Gabungnya Raul Fernandez ke KTM Tech 3 untuk MotoGP 2022

Lebih lanjut, mantan pelari Olimpiade London 2012 itu mencoba mematahkan anggapan bahwa seorang wanita hamil harus mengakhiri seluruh kariernya.

“Saya berlari dan saya seperti, saya masih di sini. Beginilah rasanya menjadi seorang wanita dalam profesi saya melanjutkan kariernya,” ungkap pelari Amerika Serikat itu.

“Begini penampakan orang hamil yang sedang berolahraga. Kita bisa melakukan ini, wanita. Jika Anda merasa OK untuk melakukannya, Anda bisa melakukannya,” tambah Alysia.

Di sisi lain, Alysia Montano juga memiliki yayasan nirlaba bernama &Mother.

Alysia mendukung bahwa atlet wanita  juga masih berjuang meskipun dalam keadaan hamil sekalipun, dan tak harus pensiun lebih dini karena sudah berkeluarga.

“Misi kami adalah mendobrak penghalang yang membatasi pilihan wanita untuk mengejar karier dan menjadi ibu,” jelas Alysia Montano.

“Apa yang ingin saya capai adalah jujur, untuk membawa hambatan ke garis depan sehingga orang pada akhirnya dapat melihat semua hambatan ini, semua rintangan yang kita hadapi, dan yang tidak harus ada di sana untuk memungkinkan seorang wanita untuk mengejar dan berkembang dalam karirnya,” pungkas Alysia.

Baca Juga: MotoGP Styria 2021 – Terungkap Hal yang Bikin Dani Pedrosa Merasa Aneh Jelang Momen Comeback

Video Pilihan

PROMOTED CONTENT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *