Maverick Vinales Dikhawatirkan Jadi Remuk kalau Gabung Aprilia

by
Maverick Vinales Dikhawatirkan Jadi Remuk kalau Gabung Aprilia thumbnail

BOLASPORT.COM – Mantan pelatih Valentino Rossi, Luca Cadalora, memberi sorotan terkait tentang Maverick Vinales bergabung dengan Aprilia pada MotoGP 2022.

Maverick Vinales telah membuat keputusan mengejutkan ditengah kompetisi MotoGP 2021 masih berlangsung.

Maverick Vinales sebenarnya masih mempunyai kontrak semusim dengan Yamaha untuk melakoni MotoGP 2022.

Baca Juga: Manajer Honda Berharap Marc Marquez Bakal Melesat Usai Jarak MotoGP

Akan tetapi, Vinales meminta tim berlogo Garpu Tula itu membiarkannya pergi pada 2022.

Sosok berjuluk Top Gun itu kemudian diwacanakan bakal pindah ke Aprilia untuk melanjutkan karier.

Tim asal Noale itu masih mempunyai satu slot kosong untuk menghadapi kompetisi MotoGP tahun depan.

Baca Juga: Valentino Rossi Terjepit, Tim VR46 Butuh Star di Lini Depan

Apalagi articulate Aprilia ketika ini masih berburu untuk menjadi pendamping Aleix Espargaro untuk berlomba pada trend mendatang.

Rumor Vinales hengkang ke Aprilia ini kemudian mengundang perhatian dari Luca Cadalora yang pernah menjadi pelatih Valentino Rossi.

Menurut Cadalora, pembalap 26 tahun itu perlu berpikir ulang andai mau melanjutkan karier di Aprilia.

Hal itu disebabkan motor RS-GP milik Aprilia menggunakan mesin V4, sedangkan M1 punya Yamaha memakai mesin Inline 4.

Baca Juga: Siasat Manny Pacquiao Bikin Sekarat Petinju Tak Terkalahkan di Ring

Adalah, Vinales harus menyesuaikan gaya balapnya untuk mampu menyesuaikan diri menunggangi motor RS-GP.

“Aku tidak berpikir Vinales mampu berdamai dengan Aprilia,” kata Cadalora, dilansir BolaSport.com dari GPone.

“Dia hanya menggunakan motor MotoGP dengan mesin Inline 4, pindah kemudian menunggangi motor mesin V4 tidak akan mudah,” katanya melanjutkan.

Baca Juga: Belum Punya Manajer Tim, Suzuki Ecstar Tak Buru-buru Cari Pengganti

Salah satu kendala yang dikhawatirkan Aprilia dalam memboyong Vinales ialah persoalan uang.

Tim asal Noale itu disebut-sebut tidak bisa membayar gaji Vinales sekitar 6,5 juta euro (kisaran Rp. 111 miliar).

Akan tetapi menurut Cadalora, uang diprediksi tidak akan menghalangi juara Moto3 2013 itu untuk pindah Aprilia.

“Uang bukanlah segalanya. Krusial bagi Anda untuk merasa diinginkan oleh kawasan Anda bernaung,” ucap Cadalora.

“Bagi para pembalap, lebih penting untuk mempunyai lingkungan yang sempurna, jaminan teknis yang mampu mengeksplorasi bakat.”

“Ada banyak aspek yang membuat pembalap memilih satu hal di atas yang lain, uang belum tentu menjadi aspek paling penting,” ucapnya lagi.

Baca Juga: Khabib Nurmagomedov Percaya Kamaru Usman Dalam Masa Jaya Sekarang



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *