Gagal Menang di Derbi Mataram, Pelatih Persis Solo Minta Maaf

by
Gagal Menang di Derbi Mataram, Pelatih Persis Solo Minta Maaf thumbnail

Persis

Para pemain Persis Solo merayakan gol Beto Goncalves pada laga kontra AHHA PS Pati, Minggu (26/9/2021).

BOLANAS.COM – Pelatih Persis Solo, Eko Purdjianto, buka suara usai hasil kurang maksimal yang diraih timnya saat berhadapan dengan PSIM Yogyakarta, Selasa (12/10/2021).

Derbi Mataram antara PSIM Yogyakarta Vs Persis Solo tersaji di pekan ketiga Grup C Liga 2 2021/2022.

Pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo itu sendiri berakhir dengan skor imbang 0-0.

Baik Persis Solo maupun PSIM Yogyakarta sama-sama gagal menjebol gawang lawan selama 90 menit.

Persis Solo sendiri tampil mendominasi di laga ini.

Baca Juga: PSSI Konfirmasi Timnas U-23 Indonesia Bakal Uji Coba Lawan Tajikistan

Tampil dengan hampir menurunkan pemain bintangnya, Persis Solo sempat mendapat sejumlah peluang emas.

Namun, Alberto Goncalves dkk tetap gagal membobol gawang PSIM Yogyakarta.

Usai laga, Eko Purdjianto menyampaikan permohonan maafnya karena gagal membawa Persis Solo meraih kemenangan.

“Pertama mohon maaf, kita sudah berusaha maksimal dengan pergantian pemain dan bermain lebih menyerang lagi,” kata Eko dikutip dari laman resmi klub, Rabu (13/10/2021).

Menurut Eko, raihan satu poin di laga ini adalah sebuah kerugian untuk Persis.

Persis sendiri juga meraih hasil imbang di laga sebelumnya menghadapi Persijap Jepara.

“Tentu menjadi kerugian besar untuk kami yang mengincar tiga poin,” ujarnya.

Baliutd.com

Pelatih Persis Solo, Eko Purdjianto

Baca Juga: Beda Pendapat Shin Tae-yong dan PSSI soal Goal Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Eko sendiri mengatakan penampilan Miftahul Hamdi dkk di laga ini akan menjadi bahan evaluasi ke depannya.

“Kita harus 200% kalau ingin menang pertandingan,” tutur Eko.

“Kita sudah maksimal melakukan attacking tapi belum bisa menghasilkan.”

“Ini PR buat kita. Ke depannya saya harus terus merubah taktik, banyak pemain berkualitas di skuad Persis,” imbuhnya.

Kekecewaan juga disampaikan oleh kiper Persis, Wahyu Tri Nugroho.

“Kami semua tidak senang dengan hasil seri, kami ingin menang juga,” ungkap Wahyu Tri Nugroho.

Wahyu pun menghimbau rekan setimnya untuk segera bangkit menatap laga ke depan.

“Ini kompetisi, jadi kita harus cepat gallop on untuk pertandingan berikutnya,” ucapnya.

Meraih hasil imbang di dua laga terakhir membuat Persis kini hanya menduduki peringkat kedua Grup C Liga 2 2021/2022.

Tim Laskar Sambernyawa tetinggal empat poin dari PSCS Cilacap yang berada di puncak klasemen sementara Grup C.

Baca Juga: Persebaya Krisis Pemain, Aji Santoso ‘Paksa’ Supriadi Jadi Bek Sayap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *