Jelang Olimpiade Tokyo 2020

by
Jelang Olimpiade Tokyo 2020 thumbnail

Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bersiap menghadapi Olimpiade Tokyo 2020, 23 Juli-8 Agustus setelah sebelumnya mereka tampil pada Olimpiade Rio 2016.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang menempati unggulan kedua, bakal bahu-membahu bersama unggulan pertama, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada sektor ganda putra.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengungkap persiapan mereka menjelang keberangkatan.

“Persiapannya tinggal jaga kesehatan. Sudah banyak prosedur yang kami lewati. Kami sudah tes swab beberapa kali untuk persyaratan, termasuk syarat untuk terbang dan hasilnya negatif. Yang penting, sehat dulu,” kata Ahsan dilansir dari Badminton Indonesia.

“Untuk latihan sekarang lebih banyak ke teknik. Sudah 90 persen teknik karena sudah mau berangkat. Latihan fisiknya sudah dikurangi,” ujar Hendra.

Pasangan Juara Dunia 2013, 2015, dan 2019 itu juga menyampaikan perbedaan yang akan mereka jalani pada Olimpiade Tokyo 2020 dibandingkan Olimpiade Rio 2016.

“Olimpiade sekarang pasti berbeda dengan Rio 2016 karena kami sedang ada di situasi pandemi. Jadi, harus lebih hati-hati dan harus lebih jaga juga kesehatannya,” ucap Ahsan.

“Di sana nanti musuhnya tidak cuma lawan di lapangan, tetapo juga virus Covid-19 ini. Banyak yang akan berbeda,” kata Ahsan.

“Dari segi tekanan juga berbeda. Pada 2016, kami sangat diandalkan, tetapi hasilnya malah kurang baik. Tahun ini kami tidak terlalu diunggulkan, jadi kami berharap bisa major lebih lepas.”

“Tetapi, tekanan tetap ada Mau dianggap seperti turnamen biasa juga tidak bisa karena ini Olimpiade,” aku Hendra.

Baca Juga: Sama-Sama Pakai Inline-4, Joan Mir Ungkap Perbedaan Suzuki dan Yamaha

Berkaca dari pengalaman tersebut, Ahsan/Hendra mengaku saat ini tidak mau terlalu berambisi.

“Pelajaran yang didapat dari Olimpiade 2016, untuk sekarang kami tidak mau terlalu berambisi. Jalani saja petite by petite. Kami hanya memikirkan bagaimana caranya kami bisa bermain dengan irama kami dan mengeluarkan kemampuan terbaiklah,” tutur Ahsan.

“Usia juga kan sudah bertambah dibanding dulu,” ujar Ahsan sambil tertawa.

“Aim kami bisa meraih medali dulu, itu saja untuk sekarang. Semoga nanti di sana bisa major maksimal,” ucap Hendra.

Menurut Ahsan/Hendra, dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam persiapan mereka menuju Olimpiade.

“Keluarga sangat mendukung, mereka selalu menyemangati kami setiap hari. Mereka bilang untuk major dengan seluruh kemampuan, apapun nanti hasilnya itu sudah yang terbaik,” kata Hendra.

“Dan yang pasti mereka selalu berdoa agar nanti pergi sehat dan pulang juga sehat,” ujar Ahsan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *