Vaksinasi Massal di Puskesmas Pangandaran Libatkan Mojang dan Jajaka

by
Vaksinasi Massal di Puskesmas Pangandaran Libatkan Mojang dan Jajaka thumbnail
Vaksinasi massal di Puskesmas Pangandaran, Jawa Barat, melibatkan Mojang Jajaka (Moka) dan Duta Baca untuk menarik minat masyarakat mengikuti vaksin. Foto: Enceng/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Vaksinasi massal di Puskesmas Pangandaran, Jawa Barat, melibatkan Mojang Jajaka (Moka) dan Duta Baca untuk menarik minat masyarakat mengikuti vaksin.

Dengan menggandeng Moka dan Duta Baca, diharapkan goal vaksinasi harian Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dapat terpenuhi.

Ketua pelaksana kegiatan vaksinasi massal, Ridwan Nugraha mengatakan, goal vaksinasi harian Kabupaten Pangandaran sebanyak 133 orang per hari. Dengan melibatkan Moka dan Duta Baca, pencapaian vaksinasi terbukti bisa melebihi goal.

“Dengan menggandeng kalangan milenial dari Moka dan Duta Baca, antusias masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi sangat tinggi. Kita sebelumnya hanya menargetkan 100 dosis untuk remaja dan lansia. Tapi alhamdulillah sekarang bisa melebihi goal, yaitu sebanyak 187 orang,” katanya, Jumat (13/08/2021).

Baca Juga :  Reakreditasi Puskesmas di Pangandaran Terkendala Pandemi Covid-19

Ridwan juga berharap apa yang pihaknya lakukan hari ini bisa membantu melancarkan program pemerintah dalam pencapaian goal vaksin Nasional.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Pangandaran, dr. Indah Adhiarini Sukma mengucapkan terima kasih kepada Paguyuban Moka dan Duta Baca Pangandaran yang telah membantu dalam kegiatan vaksinasi massal di Puskesmas Pangandaran. Serta memberikan pemahaman dan mengajak generasi muda maupun lansia untuk melaksanakan vaksinasi.

“Dengan diberikannya pemahaman kepada masyarakat, alhamdulillah animo masyarakat sekarang tinggi. Mereka memahami bahwa vaksin bisa menambah imunitas tubuh, sehingga dengan suka rela mereka mau melakukan vaksinasi,” ungkapnya.

Sejauh ini wilayah Kecamatan Pangandaran tercatat baru sekitar 11 ribu jiwa yang sudah melakukan vaksin. Sedangkan, yang masuk kriteria layak vaksin sebanyak 33 ribu orang.

“Jadi masih sekitar 22 ribu orang yang belum melaksanakan vaksin. Semoga saja sisanya bisa secepatnya melakukan vaksinasi,” harap dr. Indah. (Cenk/R3/HR-On-line)

Editor : Eva

Read Extra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *