Recordsdata Tenaga Kerja Beri Kejutan, Dow Jones Dibuka Melesat

by
Recordsdata Tenaga Kerja Beri Kejutan, Dow Jones Dibuka Melesat thumbnail

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (6/8/2021), menyambut data lapangan kerja per Juli yang menunjukkan kejutan positif.

Indeks Dow Jones Industrial Realistic lompat 100,6 poin (+0,3%) pukul 08: 30 waktu setempat (20: 30 WIB) dan selang 30 menit kemudian menjadi 126,75 poin (+0,36%) ke 35.191. S&P 500 menguat 6,65 poin (+0,15%) ke 4.435,75. Namun, Nasdaq melemah 38 poin (-0,26%) ke 14.857,13.

Recordsdata tenaga kerja AS menunjukkan bahwa ekonomi terbesar dunia tersebut membuka lapangan kerja baru bagi 943.000 orang dalam sebulan kemarin, atau jauh lebih baik dari estimasi ekonom dalam polling Dow Jones yang mengekspektasikan angka 845.000.



Di sisi lain, angka pengangguran anjlok menjadi 5,4% atau di bawah estimasi pasar sebanyak 5,7%. Kabar tersebut membuat saham monetary institution melambung. JPMorgan, Bank of The usa dan Wells Fargo melesat lebih dari 1% di pembukaan.

Saham manufaktur, peritel, dan energi juga menguat. Sebaliknya, saham teknologi seperti Apple, dan Amazon tertekan berbarengan dengan koreksi saham defensif seperti utilitas, dan layanan kesehatan.

“Ini akan sangat memperkuat arah The Fed yang sebelumnya mengumumkan akan menjalankan tapering [pengurangan pembelian surat berharga],” tutur James McCann, Wakil Kepala Ekonom Aberdeen Popular Investments, dalam laporan riset yang dikutip CNBC Worldwide.

Bos The Fed Jerome Powell, lanjut dia, kemungkinan akan mengumumkan kebijakan tapering dalam pertemuan di Jackson Hole bulan ini, setelah sebelumnya menyatakan bahwa data tenaga kerja akan menjadi batu penjuru bagi pengetatan kebijakan moneter.

Recordsdata tenaga kerja itu juga memicu investor mengalihkan dana dari minim risiko seperti obligasi, ke aset yang excessive probability excessive return seperti saham. Imbal hasil (yield) obligasi tenor 10 tahun naik ke 1,28% (dari posisi awal pekan 1,13%). Imbal hasil bergerak berlawanan dari harga.

Sebelumnya, klaim tunjangan pengangguran pekan lalu tercatat sebanyak 385.000, atau sejalan dengan ekspektasi. Wall Avenue memantau lekat data tenaga kerja hari ini karena ia menjadi acuan monetary institution sentral AS (Federal Reserve/The Fed) dalam menentukan kebijakannya ke depan.

Beberapa emiten yang akan merilis kinerja keuangan kuartal II-2021 hari ini di antaranya adalah Norwegian Cruise Line dan Goodyear Tire. Menurut data Refinitiv, sebanyak 427 emiten yang menjadi konstituen indeks S&P 500 telah merilis kinerja keuangannya, dengan 88% di antaranya mencetak laba bersih di atas estimasi, sedangkan 87% mencetak pendapatan di atas ekspektasi.

Pada Kamis, indeks S&P 500 menguat 0,6% sehingga menyentuh rekor tertinggi baru. Dow Jones melesat 271,58 poin (+0,78%) sedangkan Nasdaq bertambah 0,78% menjadi reli yang keempat hari beruntun. Sepanjang pekan berjalan, Dow Jones naik 0,4%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq menguat masing-masing sebesar 0,77% dan 1,5%.

TIM RISET CNBC INDONESIA



[Gambas:Video CNBC]



(ags/ags)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *