Priiit! Saham Bank Mini ‘Ngamuk’ Lagi nih, Ada AGRS-BBHI

by
Priiit! Saham Bank Mini 'Ngamuk' Lagi nih, Ada AGRS-BBHI thumbnail

Mayoritas saham bank-bank mini alias bank BUKU II (bank dengan modal inti Rp 2 triliun- Rp 5 triliun) kembali melonjak ke zona hijau pada perdagangan pagi ini, Kamis (8/7/2021).

Saham-saham tersebut melanjutkan penguatan setidaknya sejak perdagangan Rabu (7/7) kemarin.

Berikut pergerakan saham-saham bank mini, pukul 10.31 WIB, mengacu files BEI:

 

Bank IBK Indonesia (AGRS), saham +13,39%, ke Rp 254/saham

Bank Bumi Arta (BNBA), +9,41%, ke Rp 930/saham

Bank Capital Indonesia (BACA), +6,88%, ke Rp 466/saham

Bank Maspion Indonesia (BMAS), +6,87%, ke Rp 1.400/saham

Bank Oke Indonesia (DNAR), +6,48%, ke Rp 2.30/saham

Bank Mestika Dharma (BBMD), +4,33%, ke Rp 1.565/saham

Bank QNB Indonesia (BKSW), +3,21%, ke Rp193 /saham

Bank Ina Perdana (BINA), +2,25%, ke Rp 5.675/saham

Bank Jago (ARTO), +1,97%, ke Rp 1.4200/saham

Allo Bank Indonesia (BBHI), +1,93%, ke Rp 4.750/saham

Bank Neo Commerce (BBYB), +1,26%, ke Rp 484/saham

Bank Ganesha (BGTG), +0,78%, ke Rp 129/saham

Bank Amar Indonesia (AMAR), +0,78%, ke Rp 258/saham

Bank Artha Graha Internasional (INPC), +0,68%, ke Rp 147/saham

Bank Victoria World (BVIC), +0,64%, ke Rp 157/saham

Bank Bisnis Internasional (BBSI), 0,00%, ke Rp 3.220/saham

Bank MNC Internasional (BABP), -0,67%, ke Rp 298/saham

Bank Aladin Syariah (BANK), -1,41%, ke Rp 3.490/saham

Menurut files di atas, dari 18 saham yang diamati, 15 saham menguat, 1 stagnan dan 2 sisanya terkoreksi.

Saham AGRS menjadi yang paling melonjak, yakni 13,39% ke Rp 254/saham. Ini adalah kenaikan kedua saham ini setelah selama 17 hari beruntun terbenam di zona merah, setelah kemarin melesat setinggi 34,13%.

Dalam sepekan saham AGRS naik 22,33%, sementara dalam sebulan masih anjlok 44,74%.

Di posisi kedua ada saham BNBA yang melejit 9,41% ke Rp 930/saham, melanjutkan penguatan pada perdagangan kemarin ketika menguat 3,66%. Dalam sepekan saham BNBA melonjak 18,13%.

Kabar terbaru, pihak manajemen BNBA mengumumkan bahwa perusahaan akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 16 Agustus 2021.

Adapun yang berhak hadir atau diwakili dalam RUPST tersebut adalah para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham perseroan, yaitu pada tanggal 22 Juli 2021 sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Tidak seperti yang lain, saham BANK merosot 1,41% ke Rp 3.490/saham, melanjutkan pelemahan kemarin ketika ditutup anjlok 3,01%.

Sebelum koreksi, saham BANK sempat mencatatkan reli penguatan selama 3 hari beruntun, yakni sejak Jumat (2/7) pekan lalu.

Pada Senin (5/7) saham ini ditutup melesat 6,88%, sementara pada Selasa (6/7) melejit 6,73%.

Dalam sepekan saham BANK terkerek 12,97%, sementara dalam sebulan saham ini melonjak 20,54%.

Kenaikan harga saham BANK di atas terjadi seiring kabar Bank Aladin yang mengumumkan kolaborasi strategis dengan emiten pengelola ritel Alfamart PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) serta perusahaan penyedia aplikasi telemedicine Halodoc.

Selain itu, sentimen positif utama yang mendorong kenaikan bank mini sejak beberapa lalu ialah terkait rencana akan segera dirilisnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mengenai bank digital pada pertengahan tahun ini.

“Saat ini OJK tengah dalam proses penyusunan POJK Bank Umum yang mengakomodasi terbentuknya bank digital, baik itu bank digital by analog atau bank konvensional yang memberikan layanan digital, ataupun entitas yang terlahir sebagai bank digital (plump digital bank). RPOJK Bank Umum ini diperkirakan akan terbit pertengahan tahun 2021,” terang Juru Bicara OJK, Sekar Putih Djarot.

Untuk bank digital sendiri saat ini, kata Sekar, pembentukan aturannya akan segera rampung di mana aturan mengenai bank digital ini akan dirilis pada pertengahan tahun ini alias pada Juni 2021.

Sebelumnya, para investor berspekulasi bahwa saham-saham bank mini ini akan dicaplok oleh investor strategis dan ditransformasikan menjadi bank digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *