Olahraga Sepeda Statis dan Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

by
Olahraga Sepeda Statis dan Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh thumbnail
Olahraga sepeda statis bisa menjadi alternatif bagi kamu yang hobi gowes di masa PPKM Darurat Covid-19 seperti saat ini. Foto: Pick up/Ist.

Olahraga sepeda statis bisa menjadi alternatif bagi kamu yang hobi gowes di masa PPKM Darurat Covid-19 seperti saat ini. Karena, melakukan olahraga ini selain di gymnasium, bisa juga di dalam rumah.

Sudah sejak lama banyak orang yang gemar bersepeda. Namun sayangnya, ada beberapa alasan yang membuat sebagian orang enggan untuk berolahraga sepeda di luar. Seperti jalanan yang macet, hujan. Atau karena adanya larangan aktivitas di luar saat PPKM Darurat.

Namun kamu tidak perlu khawatir, karena hobi gowes tetap bisa kamu tuntaskan dengan menggunakan sepeda statis.

Bahkan, manfaat berolahraga sepeda statis tidak kalah menakjubkan dengan melakukan gowes di luar ruangan.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini sederet manfaat sehat jika berolahraga dengan sepeda statis.

5 Manfaat Melakukan Olahraga Sepeda Statis

Membakar Lemak Tubuh

Baca Juga :  Rutin Olahraga Bersepeda Bisa Bikin Awet Muda

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 mengungkap bahwa, olahraga menggunakan sepeda statis menjadi salah satu cara weight loss program yang sehat. Sehingga dapat membantu melenyapkan lemak tubuh.

Dalam penelitian itu mengharuskan para peserta yang jumlahnya sebanyak 40 orang untuk melakukan olahraga sepeda statis 3 kali per minggu dengan durasi waktu 45 menit.

Konsumsi kalori para peserta juga dibatasi, yakni 1.200 kalori setiap hari dan berlangsung selama 12 minggu. Penelitian ini berhasil menurunkan lemak tubuh dan berat badan para peserta.

Bahkan, bukan hanya itu yang mereka alami, namun kadar kolesterol serta trigliserida dalam tubuh para peserta juga mengalami penurunan yang jauh lebih sehat.

Manfaat melakukan olahraga sepeda statis yang berikutnya yaitu membantu menurunkan berat badan. Mengutip dari Healthline, bersepeda statis dalam waktu 1 jam bisa membakar 600 kalori.

Meski begitu, untuk hasilnya sebetulnya tergantung pada intensitas dari latihan tersebut, serta bobot badan masing-masing orang.

Baca Juga :  Jenis Olahraga untuk Melangsingkan Badan, Mudah Dilakukan Sendiri

Jika ingin mendapatkan manfaat dari weight loss, bersepeda statis harus kamu lakukan dengan intensitas tepat. Serta mengkombinasikan dengan mengatur pola makan yang sehat.

Menguatkan Otot Pernapasan

Melakukan olahraga sepeda statis membuat kapasitas paru-paru meningkat, dan oksigen akan masuk ke dalam tubuh dengan jumlah banyak. Karena saat kita mengayuh sepeda, darah akan dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh, salah satunya paru-paru.

Secara tidak langsung, hal itu bisa membuat otot pernafasan menjadi kuat. Selain itu, pasokan oksigen yang cukup akan memicu tubuh memperbaiki jaringan sel yang rusak, meningkatkan energi.

Untuk bisa mendapatkan manfaat sehat dari olahraga sepeda statis ini, ada beberapa guidelines yang perlu kamu lakukan. Sehingga, kamu pun terhindar dari cedera. Posisikan tubuh kamu dengan benar.

Baca Juga :  Sepatu untuk Bersepeda, Pilih Sesuai Jenis dan Tingkat Kenyamanan

Melatih Persendian

Manfaat selanjutnya jika melakukan olahraga sepeda statis yaitu untuk melatih persendian. Biasanya lansia yang punya masalah pada persendian akan dianjurkan melakukan olahraga menggunakan sepeda statis.

Pasalnya, olahraga tersebut bisa membantu memperbaiki permasalahan yang terjadi pada gerak sendi, baik pergelangan lutut, kaki, dan pinggul.

Sehingga, bagi orang yang memiliki masalah persendian mereka tetap bisa berolahraga aerobik yang low affect atau tidak membebani persendian terlalu berat. Selain itu, bersepeda statis juga dapat membantu menjaga fleksibilitas dan kelenturan sendi.

Memperkuat Anggota Tubuh Bagian Bawah

Bersepeda statis juga bisa membantu memperkuat otot-otot bagian kaki, apalagi jika resistensi kayuhan yang kamu pakai lebih kuat.

Selain itu memperkuat otot kaki, mengayuh sepeda statis juga bisa memperkuat otot paha belakang dan depan, serta otot betis. Bahkan, dapat memperkuat otot inti dalam tubuh, otot pergerakan pinggul, dan punggung.

Jika mengayuh sepeda statis sambil berpegang pada setang, maka otot bagian depan pun akan menjadi kuat. Termasuk bahu, bisep, dan trisep.

Namun, kamu juga tetap perlu beristirahat, tidak boleh seharian bersepeda statis. Istirahat yang cukup untuk memberi waktu bagi tubuh agar kembali pulih saat terasa lelah atau merasakan nyeri. (R3/HR-Online)

Editor : Eva

Be taught More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *