Ngebet Saham ANTM-INCO cs? Cek Ini Dulu Biar Gak Nyesel

by
Ngebet Saham ANTM-INCO cs? Cek Ini Dulu Biar Gak Nyesel thumbnail

Jakarta, CNBC Indonesia – Broker saham dengan nilai transaksi teratas di pasar modal Indonesia, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (Mirae Asset) memberikan bobot overweight kepada saham-saham pertambangan nikel seiring dengan prospek permintaan stainless-steel dan proyek baterai kendaraan listrik (digital automobile/EV).

Bobot overweight biasa diartikan sebagai saham yang diperkirakan kenaikannya bisa melebihi sekumpulan saham yang menjadi patokannya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal itu mulai terbukti ketika pada perdagangan Jumat pekan lalu (10/9), harga saham emiten-emiten nikel ditutup kompak menguat di tengah kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 0,44% di 6.094.


Dari sedikitnya lima emiten nikel di BEI, penguatan harian tertinggi dipimpin oleh PT Antam Tbk (ANTM) 6,15% di Rp 2.590/saham dengan nilai transaksi Rp 1 triliun dan quantity perdagangan 423 juta saham.

Berikutnya ada saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) dengan penguatan harian 4,46% di Rp 5.275/saham, dengan nilai transaksi Rp 32 miliar dan quantity perdagangan 6 juta saham.

Lebih lengkapnya, begini laju pergerakan saham Antam cs, per files akhir pekan lalu, mengacu files BEI:

1. Antam/ANTM +6,15% Rp 2.590, transaksi Rp 1 T, sepekan +10,21%, sebulan +7,92%

2. Harum Energy/HRUM +4,46% Rp 5.275, transaksi Rp 32 M, sepekan +5,5%, sebulan +1,44%

3. Pelat Timah/NIKL +3,32% Rp 1.090, transaksi Rp 2 M, sepekan +7,39%, sebulan +0,46%

4. Timah/TINS +2,33% Rp 1.535, transaksi Rp 151 M, sepekan +1,99%, sebulan -0,97%

5. Vale Indonesia/INCO +0,98% Rp 5.150, transaksi Rp 177 M, sepekan +0,98%, sebulan +0,98%.

NEXT: Apa Kata Mirae Asset dan Rekomendasinya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *