Kota Banjar Kembali Raih Penghargaan Kota Layak Anak Madya 2021

by
Kota Banjar Kembali Raih Penghargaan Kota Layak Anak Madya 2021 thumbnail
Wali Kota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, saat mengikuti penyerahan penghargaan KLA dari Menteri PPPA ke Wali Kota Banjar dilakukan secara virtual, di Aula Diskominfo Kota Banjar, Kamis (29/7/2021). Foto : Istimewa

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kota Banjar kembali meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tingkat Madya Tahun 2021. Penghargaan tersebut dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.

Sebelumnya, Kota Banjar sendiri telah menerima penghargaan KLA sebanyak tiga kali. Yakni pada tahun 2017 dan 2018 untuk tingkat Pratama. Kemudian, tahun 2019 naik ke tingkat Madya.

Ada yang berbeda dari penyerahan penghargaan Kota Layak Anak tahun ini. Hal itu mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. Sehingga, penyerahan penghargaan KLA dari Menteri PPPA ke Wali Kota Banjar dilakukan secara virtual, Kamis (29/7/2021).

Komitmen Tinggi Pemkot Banjar Dalam Meraih Penghargaan Kota Layak Anak

Wali Kota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih yang mengikuti langsung tersebut secara virtual di Aula Dinas Komunikasi & Informatika (Diskominfo) Kota Banjar, menyampaikan rasa syukur atas raihan penghargaan KLA.

“Penghargaan yang keempat kalinya ini, merupakan sebuah apresiasi kepada Pemkot Banjar, yang telah berkomitmen tinggi dalam upaya mendukung terpenuhinya hak-hak anak,” ucap Wali Kota.

Lebih lanjut Wali Kota menambahkan, bahwa Kota Banjar akan terus meningkatkan dan mengupayakan, supaya prestasi Kota Banjar kedepan ke jenjang berikutnya. Seperti halnya kabupaten/kota lainnya.

Baca Juga :  Momen Harganas ke-XXVIII, Kota Banjar Raih Penghargaan BKKBN

Namun untuk memperoleh tingkatan atau prestasi tersebut, Ade Uu menyadari bukanlah perjuangan yang mudah. Pasalnya, butuh komitmen yang kuat.

“Selain itu juga, butuh proses yang panjang dan pengorbanan dari semua pihak, demi terlindunginya hak-hak anak di Kota Banjar,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri PPPA RI, I Gusti Ayu Bintang Darmavati mengatakan, evaluasi serta penilaian Kota Layak Anak tahun ini dilakukan secara daring. “Hal itu mengingat pandemi yang belum berakhir,” katanya.

Sedangkan untuk penerima anugerah KLA tahun ini ada 275 kabupaten dan kota, baik untuk tingkat Pratama, Madya, Nindya serta Utama.

“Ada 24 indikator penilaian yang harus setiap kabupaten atau kota penuhi dalam KLA tahun ini,” ucapnya.

Menteri PPPA berharap, agar penghargaan Kota Layak Anak ini menjadi motivasi untuk kabupaten/kota, agar untuk lebih meningkatkan perhatian terhadap anak. “Apalagi Pemerintah Daerah sudah mempunyai dasar hukum, yang memberikan perhatian khusus kepada anak,” pungkasnya. (Adi/R5/HR-Online)

Editor : Adi Karyanto

Learn Extra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *