Jangan Kelewat! Bocoran 8 Saham ‘Kebal’ Corona versi Dealer

by
Jangan Kelewat! Bocoran 8 Saham 'Kebal' Corona versi Dealer thumbnail

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, dealer pemimpin pasar buying and selling di Bursa Efek Indonesia (BEI), menilai aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat yang diputuskan oleh pemerintah akan memberikan dampak positif dalam jangka menengah, kendati aturan tersebut dinilai memiliki dampak negatif dalam jangka pendek.

PPKM Mikro Darurat mulai diterapkan pemerintah pada Sabtu 3 Juli hingga Selasa 20 Juli mendatang di Jawa dan Bali.

Dalam riset terbarunya, Jumat (2/7/2021), analis Mirae Sekuritas Hariyanto Wijaya mengungkapkan saham-saham pilihan utama (top picks) di tengah penerapan PPKM ini.



Beberapa di antaranya yakni saham emiten pengelola rumah sakit Hermina PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), lalu saham emiten pemilik laboratorium klinik Prodia PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA).

Kemudian, saham pilihan selanjutnya ialah bank pelat merah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), emiten pertambangan emas-nikel BUMN PT Aneka Tambang (ANTM), emiten nikel PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Selanjutnya, saham duo emiten sektor perunggasan (poultry) PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) & PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN).

Terakhir, saham emiten menara telekomunikasi Grup Djarum PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).

“Kami berpendapat bahwa HEAL adalah saham emiten sektor kesehatan yang baik untuk dimonetisasi seiring tren kasus Covid-19 saat ini,” jelas Hariyanto dalam riset Mirae Asset, dikutip CNBC Indonesia, Rabu (7/7/2021).

Foto: Saham pilihan Mirae Asset Juli 2021

Saham pilihan Mirae Asset Juli 2021

Terkait dengan HEAL, Mirae Asset memprediksi, kinerja pendapatan kuartal I 2021 yang kuat akan dipertahankan di kuartal mendatang seiring HEAL yang berencana untuk meningkatkan alokasi tempat tidur rawat inap Covid-19 menjadi 2.000 pada kuartal II 2021.

Jumlah tersebut meningkat dari sebelumnya 1.350 unit pada akhir tahun 2020 dan 1.700 unit pada kuartal I 2021.

Hariyanto pun menjelaskan argumentasi kenapa Mirae Asset menilai PPKM Darurat kali ini akan memberikan dampak positif dalam jangka menengah, kendati aturan tersebut berimbas negatif dalam jangka pendek.

Dia mengatakan, belajar dari pengalaman masa lalu ketika pemerintah menerapkan PPKM 1 pada Januari 2021, langkah pembatasan sosial yang lebih ketat memang mengurangi jumlah kasus harian Covid-19.

“Oleh karena itu, menurut kami PPKM darurat akan membawa hasil jangka menengah yang positif, terutama dalam penurunan kasus Covid-19 dan meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam melakukan mobilitas/kegiatan ekonomi,” jelas Hariyanto.

Pada Kamis (1/7) pekan lalu, seiring dengan adanya lonjakan kasus harian Covid-19 di Indonesia, pemerintah telah memutuskan untuk menerapkan PPKM Darurat, yang bertujuan untuk mengurangi jumlah kasus harian hingga di bawah angka 10.000.

Menurut catatan Mirae Asset, perbedaan utama antara PPKM Darurat dengan PPKM skala mikro, di antaranya, pertama, saat PPKM darurat pusat perbelanjaan/mal ditutup, sementara sebelumnya boleh beroperasi hingga pukul 20.00.

Kedua, restoran hanya dapat melayani pesanan beginning/exhaust away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in). Pada PPKM skala mikro, restoran boleh melayani makan di tempat.

Ketiga, saat PPKM Darurat pekerja di sektor non-esensial sepenuhnya atau 100% bekerja dari rumah (make money working from home/WFH). Sebelumnya, rasio antara bekerja dari kantor (work from location of business/WFO) dan WFH ialah 50: 50.

Keempat, berkaitan dengan poin nomor 3 di atas, maksimal kapasitas WFO yang diperbolehkan untuk sektor esensial ialah 50%, termasuk di antaranya jasa keuangan dan komunikasi.

Adapun untuk sektor kritikal–seperti energi, kesehatan, logistik dan transportasi, dan industri makanan–diperbolehkan 100% maksimum staf WFO dengan protokol kesehatan.

Menurut Mirae Asset, mobilitas masyarakat sudah berkurang bahkan sebelum diberlakukannya PPKM Darurat.

Hariyanto menjelaskan, berdasarkan Laporan Mobilitas Komunitas Covid-19 milik Google (Google’s Covid-19 Community Mobility Describe), mobilitas masyarakat menurun sejak kasus harian Covid-19 di Tanah Air melampaui 6.500 kasus pada akhir Mei 2021.

“Berdasarkan ground check yang kami lakukan Sabtu lalu ke Mall Kelapa Gading, kami secara mengejutkan menemukan adanya penurunan traffic pengunjung, mengingat kurangnya kepercayaan masyarakat dalam melakukan mobilitas/aktivitas ekonomi di tengah meningkatnya kasus Covid-19,” katanya.

Menurut dia, PPKM Darurat tidak menguntungkan bagi pengecer (retailer) dan pemilik mal. Dealer asal Korea Selatan ini pun meyakini penerapan PPKM darurat tidak boleh membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk alias kolaps.

“Namun, kami memperkirakan penerapan PPKM Darurat yang mengharuskan pusat perbelanjaan dan mal berhenti beroperasi, akan menekan kinerja peritel (yaitu Ace Hardware/ACES, Mitra Adiperkasa/MAPI, dan Ramayana/RALS) dan pemilik mal (yaitu Pakuwon/PWON, Ciputra/CTRA, dan Summarecon/SMRA),” kata Hariyanto.



[Gambas:Video CNBC]



(tas/tas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *