Info Ritel Beri Kejutan, Dow Jones Dibuka Melesat 230 Poin

by
Info Ritel Beri Kejutan, Dow Jones Dibuka Melesat 230 Poin thumbnail

Foto: Markets Wall Motorway. (AP/Courtney Crow)

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat pada pembukaan perdagangan Jumat (14/10/2021), menyusul rilis kinerja keuangan emiten kelas kakap yang lebih baik dari ekspektasi.

Indeks Dow Jones Industrial Common melonjak 230 poin (+0,7%) pukul 08: 30 waktu setempat (20: 30 WIB) dan selang 25 menit menjadi 260,9 poin (+0,75%) ke 35.173,45. Indeks S&P 500 tumbuh 23,1 poin (+0,52%) ke 4.461,38. Nasdaq bertambah 40,7 poin (+0,27%) ke 14.864,16.

Kemarin indeks S&P 500 mencetak reli harian terbaik sejak Maret dengan melesat 1,7%, menyusul terlewatinya ekspektasi kinerja keuangan emiten raksasa. Dow Jones melompat 1,55%, sedangkan Nasdaq bertambah 1,7% atau menjadi kinerja terbaik sejak Mei.



Bank of America, Morgan Stanley dan Citigroup mencetak kinerja keuangan yang lebih kuat melampai ekspektasi pasar. Goldman Sachs merilis kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi, sehingga harga sahamnya melesat 1% di pembukaan.

“Kinerja monetary institution menggambarkan kinerja sektor konsumer AS yang kuat dan sehat,” tutur Edward Moya, analis senior Oanda, seperti dikutip CNBC World.

Sejauh ini, 80,5% dari 41 emiten konstituen S&P 500 yang merilis kinerjanya mencetak laba bersih per saham di atas ekspektasi, menurut FactSet. Secara rata-rata, laba bersih kuartal III-2021 mereka meningkat 29,8%.

Info penjualan ritel juga menunjukkan kejutan, dengan melesat 0,7% pada September, tau lebih baik dari proyeksi ekonom dalam polling Dow Jones yang memperkirakan tekanan sebesar 0,2%. University of Michigan akan menyusul dengan merilis sentimen konsumer.

Klaim pengangguran mingguan yang lebih rendah juga membantu memperkuat sentimen pasar, di mana angka klaim pekan lalu sebesar 293.000, atau pertama kali di bawah level 300.000 selama pandemi.

Investor mengabaikan inflasi September AS yang tumbuh 0,4% secara bulanan dan 5,4% secara tahunan, atau lebih tinggi dari perkiraan ekonom dalam survei Dow Jones yang memperkirakan angka pertumbuhan sebesar 0,3% secara bulanan dan 5,3% secara tahunan.

Inflasi inti tercatat naik 0,2% secara bulanan dan 4% secara tahunan, atau relatif sama seperti perkiraan yang masing-masing berujung pada angka sebesar 0,3% dan 4%.

TIM RISET CNBC INDONESIA



[Gambas:Video CNBC]



(ags/ags)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *