Aplikasi Tantalizing Metropolis Skota Telah Hadir, Begini Tujuan dan Konsepnya!

by
Aplikasi Tantalizing Metropolis Skota Telah Hadir, Begini Tujuan dan Konsepnya! thumbnail
Ilustrasi Aplikasi Tantalizing Metropolis Skota. Foto: Ist/Win

Tantalizing metropolis Skota merupakan aplikasi kota pintar yang telah menerapkan teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, juga untuk meningkatkan kualitas pelayanan dari pemerintahan serta kesejahteraan warga.

Bahkan saat ini beberapa negara sudah mulai menggunakan serta menerapkan konsep natty metropolis tersebut. Salah satu tujuannya adalah sebagai sebuah solusi di dalam perkembangan dan pertumbuhan perkotaan.

Pasalnya, tujuan dari adanya natty metropolis sendiri yaitu guna mengoptimalkan fungsi kota tersebut juga mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan meningkatkan kualitas kehidupan semua warga dengan cara menggunakan teknologi terkini itu.

Baca Juga: Aplikasi WBSPro untuk UMKM, Mantan Banker Berhasil Menciptakannya

Mengenal Aplikasi Tantalizing Metropolis Skota, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

PT SUN Vitality (Surya Utama Nuansa) juga ikut andil di dalam bagian pengembangan aplikasi pintar ini. Dengan melalui pemanfaatan sebuah teknologi energi yang ramah lingkungan untuk membangun kota berkelanjutan.

Adapun salah satu kota yang melakukan pembangunan dari konsep natty metropolis yaitu DKI Jakarta. Sementara itu, visi Jakarta telah berhasil berkembang tahun 2014 dengan melalui beberapa pendekatan.

Apakah Anda sudah pernah mendengar istilah natty metropolis? Pasalnya, akhir-akhir ini aplikasi tersebut justru menjadi perbincangan oleh banyak orang. Terlebih mengingat saat tahun 2019 merupakan tahun politik.

Sehingga banyak orang yang sudah memasukkan program natty metropolis ke dalam kampanyenya untuk solusi suatu permasalahan di kota. Apakah Anda merasa penasaran dengan penerapan aplikasi natty metropolis Skota tersebut?

Tentang Perkembangan Tantalizing Metropolis

Aplikasi natty metropolis Skota adalah salah satu bagian dari implementasi IoT atau Net of Issues di Indonesia. Sebuah objek dari program tersebut yaitu pemerintah, infrastruktur kota, dan masyarakat.

Pada intinya, natty metropolis ini bertujuan guna mengintegrasikan sebuah informasi dari ketiga objek tersebut. Apa tujuannya? Sebagai pelayanan yang lebih efisien lagi.

Pada dasarnya, setiap kota pasti akan memiliki yang namanya permasalahan dan tentunya berbeda-beda. Bahkan untuk bisa mengaplikasikan natty metropolis di Indonesia sendiri bukanlah suatu hal yang sangat mudah.

Maka dari itu, dengan mengetahui akan kebutuhan setiap kota adalah menjadi hal yang penting dalam menciptakan aplikasi. Misalnya saja seperti Jakarta, sebab kota tersebut akan terus berfokus pada transportasi publik.

Baca Juga: Aplikasi On-line Dating Terpercaya untuk Memudahkan Mencari Pasangan

Cara Kerjanya Bagaimana?

Aplikasi natty metropolis Skota akan menggunakan kombinasi antara perangkat IoT, jaringan komunikasi ,dan perangkat lunak. Meski ada beberapa, namun teknologi yang sangat fundamental dan tepat di natty metropolis yaitu IoT.

IoT merupakan sebuah sistem perangkat komputasi yang saling berkaitan dengan mesin mekanik dan digital. Selain itu, memiliki kemampuan pula untuk mentransfer files dengan jaringan tanpa interaksi antar manusia.

Tantalizing metropolis juga akan menggunakan analitik mountainous files supaya bisa diterapkan ke dalam kota-kota. Selanjutnya IoT akan menghasilkan sekumpulan mountainous files itu dan kemudian untuk dianalisis dalam layanan natty metropolis.

Dengan menggunakan IoT serta teknologi yang saling terhubung, maka natty metropolis kualitasnya akan meningkat. Lalu kinerja maupun interaktivitas layanan mampu mengurangi biaya tambahan.

Apakah Indonesia Sudah Menggunakan?

Seperti pada penjelasan sebelumnya bahwa sudah ada beberapa negara yang menerapkan konsep aplikasi natty metropolis Skota. Misalnya saja Singapura, Seoul, Contemporary York, dan Toronto. Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Untuk beberapa kota saja di Tanah Air juga sudah mulai mencoba untuk menerapkan konsep natty metropolis tersebut. Beberapa diantaranya adalah Tangerang, Jakarta, Bogor, Bandung, Bekasi, Binjani, dan Surabaya.

Misalnya di Kota Jakarta yang sudah menerapkan natty metropolis, maka pemerintahannya akan berfokus agar mengembangkan ekosistem kolaborasi. Selain itu, pemerintah Jakarta juga akan berperan sebagai collaborator.

Saat ini, Indonesia juga terus berkembang. Begitu juga dengan kota-kota besar yang berada di negara tersebut. Pasalnya, pemerintah juga memiliki tanggung jawab agar terus mengembangkan kota-kota untuk menuju ke kota pintar (natty metropolis).

Konsep natty metropolis ini juga mampu memberi pengaruh yang positif seperti untuk menyelesaikan kemacetan. Tidak hanya itu saja, namun juga sebagai keamanan kota dan masih banyak lagi yang lain.

Konsep aplikasi natty metropolis Skota kini memang menjadi trend tersendiri. Seakan-akan setiap kota yang ada akan segera menuju ke kota pintar. (R10/HR On-line)

Editor: Jujang

Read More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *