BANGGAI, MERCUSUAR – Masyarakat Muna yang ada di Kabupaten Banggai menyampaikan permohonan maaf kepada warga dan keluarga korban penganiayaan berujung maut terhadap warga Kelurahan Jole, Kecamatan Luwuk Selatan, Selasa (22/8/2017). Sebagaimana diketahui, penganiayaan tersebut memicu kemarahan warga dari sejumlah wilayah di Luwuk.

Faisal Lalimu, salah satu tokoh pemuda Muna, pada pertemuan para tokoh yang digelar di aula Cakramanggala Mapolres Banggai, Rabu (23/8/2017), membacakan pernyataan sikap yang ditandatangani H.Tolori Ribangka selaku perwakilan masyarakat Muna di Kabupaten Banggai. Pada surat pernyataan sikap yang memuat enam poin itu, mereka menyatakan, apa yang telah terjadi sangat disesalkan, dan masyarakat Muna di Kabupaten Banggai menyampaikan permohonan maaf.

Pada poin pertama surat itu menyebutkan, masyarakat Muna menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada orang tua dan keluarga besar korban serta seluruh masyarakat Kabupaten Banggai yang berada dalam bingkai Babasal (Banggai, Balantak dan Saluan). Poin lainnya menyebutkan, masyarakat Muna di Kabupaten Banggai tidak pernah menyangka, apalagi menyuruh pelaku, karenanya mereka menyesali peristiwa itu.

Masyarakat Muna Kabupaten Banggai juga menyerahkan sepenuhnya penyelesaian perkara ini kepada pihak Kepolisian, untuk mengusut kejadian ini hingga tuntas dan menghukum pelaku dengan hukuman yang setimpal, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pada surat pernyataan sikap itu menyebutkan juga, permohonan masyarakat Muna di Kabupaten Banggai kepada Pemda Banggai, Polri dan TNI atas keamanan diri dan lingkungan, mengingat pekerjaan mereka sebagian besar berada di Pasar Simpong, Pelabuhan Rakyat dan Pelabuhan Luwuk.

Mereka juga meminta kepada Pemda Banggai, pihak keamanan maupun pihak-pihak terkait untuk menghentikan segala bentuk sikap provokatif yang mengatasnamakan suku atau ras, baik secara langsung maupun melalui media sosial, sebab mereka juga bagian dari Indonesia dan mendukung Pancasila.

Di akhir surat pernyataan sikapnya, masyarakat Muna di Kabupaten Banggai mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Banggai, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman dan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pernyataan sikap itu diapresiasi peserta pertemuan di Polres Banggai. Para petinggi daerah dan kepolisian berharap, setelah adanya pertemuan itu, tidak ada lagi isu atau rumor yang mengaitkan kasus kematian Nurholis dengan persoalan suku. BR

Harian Mercusuar

View all posts