SIGI, MERCUSUAR- Warga Desa Lolu di Kecamatan Sigi Biromaru diimbau untuk menjaga lingkungan, hidup bersih, aman dan tertib. Hal itu, demi kenyamanan, kedamaian dan ketentraman bersama.

Demikian dikatakan  Kepala Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Imran Latjedi kepada wartawan, Senin (7/8/2017). Menjaga lingkungan yang dimaksud adalah bagaimana warga menjaga lingkungannya dari sampah dan gangguan keamanan.

Katanya, penduduk Desa Lolu berjumlah kurang lebih 4000 jiwa Penduduk asli adalah Suku Kaili, sedangkan suku pendatang adalah Bugis dan Jawa, serta suku lainnya.

“Walaupun beda suku, ras dan golongan, diharapkan warga Desa Lolu tetap menjaga lingkungan, keamanan dan ketertiban.   Dengan demikian, Desa Lolu akan aman dan tentram,” jelasnya.

Kata dia, saat ini Pemerintah Desa Lolu sedang menggalakkan kerja bakti di lingkungan masing-masing. Kerja bakti tersebut dipimpin langsung oleh kepala dusun masing-masing.

Warga juga agar tetap tertib administrasi, misalnya pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pembuatan surat domisili. Kalau hanya satu dua kali pembuatan surat domisili masih bisa dilayani, akan tetapi jika sampai tiga kali atau lebih maka pihak desa tidak akan melayani lagi.

Lanjutnya, agar Ketua RT dan warganya saling mengenal, maka setiap pendataan dan pembuatan KTP,  sebelum warga berurusan di kantor desa, diminta untuk membuat surat pengantar dari RT setempat.

“Dalam menjalankan roda pemerintahan, kami akan selalu koordinasi dengan aparat desa, maupun perangkat desa lainnya seperti BPD dan LPM. Karena tanpa dukungan mereka, roda pemerintahan desa tidak akan berjalan sesuai yang diharapkan,” katanya. AJI

Harian Mercusuar

View all posts