SEJUMLAH warga di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso mengaku kuatir akan adanya banjir yang melanda wilayah tersebut.

Olehnya warga meminta dinas atau lembaga terkait, untuk lebih mensosialisasikan mengenai kejelasan titik atau pusat gempa, serta apa yang akan dilakukan warga jika terjadi-hal-hal yang tidak diinginkan pasca gempa.

Seperti yang dikatakan salah seorang warga, Ento bahwa sampai saat ini dia belum mengetahui secara pasti di mana letak pusat gempa tersebut. Pasalnya jika pusat gempa berada di Danau Patawu, maka dia dan warga lainnya kuatir desanya akan terendam banjir dari danau tersebut.

“Kita ini tidak tahu pasti di mana titik gempanya, sementara desanya kita ini dikeliling danau-danau yang berada di ketinggian, seperti danau Patawu dan Danau Tambing,” ujarnya.

Senada dengan warga lainnya yang juga korban gempa, Gustav. Ia mengaku, juga khawatir karena berdasarkan imbauan kepala desa bahwa warga diperintahkan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, karena salah satu pertimbangannya untuk mengantisipasi jika terjadi banjir.

Mengingat Desa Sedoa adalaah desa yang jaraknya paling dekat dengan Danau Patawu  hanya sekira 12 kilometer dari desa tersebut. Belum lagi di bagian timur desa itu terdapat sungai yang sewaktu-waktu dapat meluap dan merendam desa tersebut.

“Yang kita takuti, jangan nanti Danau Patawu terbongkar, maka kita akan terendam,” katanya.

Di juga berharap, agar pemerintah dapat membantu para korban yang rumahnya roboh akibat gempa, dirinya juga sangat berterimah kasih atas upaya dari kepala desa dan para perangkatnya, yang telah sigap mendata para korban gempa baik yang mengalami kerusakan ringan maupun berat.

“Kita minta kepedulian pemerintah, karena hidup kita ini hanya dari pertanian, dan hasil yang didapat hari itu habis dimakan hari itu juga,” ungkapnya.

Sementara, pantauan Mercusuar, Kamis (1/6/2017) debit air di Danau Tambing mengalami kenaikan. Sebuag gasebo yang didirikan di area tanjung seputar danau tersebut, terendam dengan kedalaman diperkirakan 50 sentimeter. Bahkan di tepi danau itu terdapat beberapa retakan tanah yang panjangnya hampir 10  meter.AMR

 

Harian Mercusuar

View all posts

Latest videos