KAMONJI, MERCUSUAR – Seorang warga yang bermukim di RT 003/RW 001, Jalan Durian, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat dilaporkan tetangganya sendiri karena menutup akses jalan menuju rumah warga lainya.

Warga yang diadukan itu bernama Wati, dimana jalan yang ia pagar masih merupakan tanahnya sendiri yang biasa dijadikan akses jalan oleh warga yang tinggal di belakang rumahnya. Namun, setelah mendengar tetangga lain mengatakan tanahnya adalah tanah milik pemerintah, ia pun memagari tanah tersebut sehingga tidak lagi dapat dilalui orang.

Hal ini dilaporkan Satgas K5 Kelurahan Kamonji  usai melakukan mediasi permasalahan tersebut, Rabu  (10/1/2018).  “Ibu Wati ini berjanji hanya akan pergi seminggu (ke Kendari), nanti dia pulang baru dia rembuk sama tetangga, dan tetap belum dia mau buka pagar itu,” kata Lurah Kamonji, Ahlul Fitra, Selasa (9/1/2018) kemarin.

Mediasi sempat memanas sebab pembicaraan tersebut tidak menemukan titik temu. “Dikarenakan si pemilik lahan tetap akan memagar lahanya, sehingga sementara lahan ini hanya dapat dilewati orag saja dan motor, namun mobil tidak dapat lewat,” teran Ahlul. ABS

Resti Ananda Putri

View all posts