BANGGAI, MERCUSUAR – Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo mengingatkan, jabatan kepala sekolah hanyalah tugas tambahan, sehingga para kepala sekolah tidak usah galau dengan persoalan mutasi.

“Ada keluhan-keluhan, kegalauan para guru terkait mutasi kepala sekolah. Insya Allah, tahun depan tidak akan ada lagi yang namanya kegalauan,” ujar Mustar Labolo dalam sambutan HUT PGRI ke 71, Jumat (25/11/2016) di lapangan alun-alun Bumi Mutiara.

Ia berjanji, kedepan pemerintah daerah (pemda) dalam merealisasikan kebijakan akan selalu berkordinasi dengan organisasi pengurus PGRI.

“Kita akan selalu komunikasi dan koordinasi. Namun yang harus kita pahami bahwa, kepala sekolah hanyalah tugas tambahan seorang guru. Tugas utamanya adalah mengajar,” kata Mustar Labolo.

Sebagai seorang guru, tentu harus selalu profesional dalam menjalankan tugasnya. “Mencerdaskan anak bangsa, itu tugas utama seorang guru,” tuturnya.

Menurutnya, pergantian kepala sekolah atau mutasi merupakan upaya untuk penyegaran. “Ada kepala sekolah yang sudah 5 tahun, 8 tahun, 12 tahun, ada juga yang 14 tahun. Dan ini kami lakukan untuk penyegaran,” terangnya.

Masih kata dia, kebijakan adanya pergantian, agar jabatan kepala sekolah bisa dirasakan oleh guru-guru lainnya.

“Ini harapan kami, agar jabatan kepala sekolah bisa dirasakan oleh guru-guru lain.  Ingin memberikan kesempatan kepada guru lain yang ingin berdedikasi sebagai kepala sekola. Tepatnya tugas tambahan,” tekannya.

Mustar Labolo berharap, di HUT PGRI para guru tetap solid dalam menjalankan tugasnya sebagai guru. “Tetap profesional,sehingga mampu mengangkat harkat dan martabat bagi guru itu sendiri,” imbuhnya. JAD

Komentar

komentar

Harian Mercusuar

Lihat semua tulisan