DONGGALA, MERCUSUAR – Setelah menjalani libur lebaran selama 10 hari, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala bertekad bekerja maksimal alias tancap gas untuk menuntaskan sejumlah agenda kerja yang tertunda.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Donggala, Aidil Nur dihubungi, Minggu (2/7/2017) mengatakan, agenda yang sangat mendesak untuk segera dipacu usai libur panjang lebaran ini, yaitu semua program kegiatan yang belum selesai dilakukan pelelangan pekerjaan oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan melakukan koordinasi bersama Kepala Bagian (kabag) ULP berdasarkan hasil rapat tepra yang lalu, khususnya program kegiatan yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pentingnya mendorong percepatan pelelangan pekerjaan ini, mengingat tahun anggaran 2017 sudah memasuki bulan ke tujuh yang berarti tersisa waktu efektif untuk menyelesaikan pekerjaan sekira empat bulan lagi sebelum tahun buku berakhir.

Hal kedua yang menjadi fokus kerja Pemkab Donggala, yaitu menyangkut rekomendasi temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulteng yang memberi opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) terhadap pengelolaan keuangan Pemkab Donggala.

Dalam menindaklanjuti temuan BPK ini, Pemkab Donggala akan melakukan rapat Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan Tuntutan Ganti Rugi (MPTPTGR) sebagai bentuk tindaklanjut remomendasi temuan LHP BPK perwakilan Sulteng atas LKPD kabupaten Donggala TA 2016 dan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Sekkab, disamping dua agenda penting tersebut, tetap dilaksanakan sejumlah program kegiatan yang ada disetiap OPD terutama menyangkut pelayanan langsung kepada masyarakat.  “Hari libur panjang yang dijalanai para pegawai Pemkab Donggala diharapkan dapat memacu semangat untuk kembali bekerja dengan penuh rasa tanggungjawab,” tandasnya. HID

Harian Mercusuar

View all posts