UJUNA, MERCUSUAR – Pemerintah Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat, kini fokus pada penanganan penyakit masyarakat (pekat), yang terjadi di sekitarnya, seperti penyalahgunaan narkoba dan pencurian kendaraan bermotor (ranmor) yang makin marak terjadi. Pihak kelurahan mensinyalir, ada keterkaitan antara dua penyakit masyarakat ini.

Lurah Ujuna, Rusdin, Senin (20/3/2017) mengatakan, untuk mengantisipasi penyakit masyarakat tersebut, pihaknya bersama Satgas K-5 setempat yang di dalamnya terdapat tokoh masyarakat, babinsa, dan Bhabinkamtibmas setempat, rutin menyisir lokasi-lokasi yang dianggap rawan penyakit masyarakat di wilayahnya. Dari hasil penyisiran tersebut, pihaknya berhasil menjaring sejumlah anak muda di wilayahnya, yang terindikasi terlibat kasus curanmor dan penyalahgunaan narkoba.

“Sudah ada beberapa yang berhasil kita jaring dan kita serahkan ke aparat kepolisian untuk diproses lebih lanjut,” ujar Rusdin.

Kata Rusdin, dalam upaya penyisiran tersebut, pihaknya mendapati temuan, bahwa aksi curanmor yang kerap dilakukan oleh oknum di wilayahnya tersebut, dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk membeli narkoba jenis sabu.

Rusdin mengaku, pihaknya bersama Satgas K-5 akan terus melanjutkan penyisiran ke lokasi-lokasi di wilayahnya yang dianggap rawan, untuk menghentikan aksi yang tergolong kriminal ini. Pihaknya juga melakukan upaya preventif dengan menghimbau orang tua di wilayahnya, agar lebih mengawasi pergaulan anak-anaknya.

“Saya pikIr, orang tua harus ambil bagian dengan turut andil mengawasi pergaulan anak-anaknya,” tutupnya. JEF

Harian Mercusuar

View all posts

Latest videos