PALU, MERCUSUAR – Badan Pusat Statistik (BPS)  Sulteng memprediksi kondisi ekonomi pada triwulan II-2017  akan lebih baik dibanding dengan triwulan I-2017.

Hal itu berdasarkan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) dari hasil Survei Tendensi Konsumen (STK) BPS Sulteng yang diperkirakan  106,43. Jumlah tersebut berarti kondisi ekonomi konsumen meningkat dengan tingkat optimisme yang lebih tinggi karena biasanya konsumsi masyarakat saat Ramadan dan hari raya Idul Fitri melonjak dibarengi dengan peningkatan daya beli sehingga terjadi banyak transaksi.

Sebelumnya BPS mencatat TK Sulteng  pada triwulan I-2017 mencapai 97,96 atau mengalami penurunan dibanding ITK triwulan IV-2016.

Penurunan kondisi ekonomi konsumen dipicu oleh penurunan pendapatan rumah tangga  dengan nilai indeks  95,44 dan pengaruh inflasi terhadap pengeluaran rumah tangga  dengan nilai indeks 98,59.

Yanto, pedagang di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu,  mengakui lesunya penjualan barang eceran di tokonya sejak pertengahan Januari hingga saat ini sehingga omzet penjualan ikut tergerus dan laba yang dihasilkan minim. Bahkan, uang tabungan tergerus untuk menutupi biaya operasional sehari-hari. HAI

Harian Mercusuar

View all posts