KOROWOU, MERCUSUAR – Satuan Lalulintas Polres Morowali, mencatat angka tilang terhadap pelanggaran lalu lintas jalan di wilayah setempat, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Namun, angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya di wilayah tersebut, justru mengalami penurunan pada semester pertama tahun ini.

Meningkatnya tilang diduga disebabkan oleh makin tingginya angka pengguna kendaraan bermotor di daerah itu.

Kepala Satlantas Polres Morowali, AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, jumlah tilang saat digelarnya Operasi Patuh Tinombala selama 14 hari lalu, mengalami kenaikan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya yang berkisar 400 surat tilang.

“Jumlah tilang sebanyak 624 lembar. Pelanggaran didominasi oleh pengendara yang tidak memakai helem dan mengenakan sabuk pengaman, tidak mengantongi SIM dan STNK, menggunakan knalpot racing, serta kendaraan yang tidak dilengkapi plat nomor,” ujarnya akhir pekan kemarin.

Ia mengatakan, operasi patuh digelar, tentunya untuk mengurangi terjadinya tidak pelanggaran berkendara di jalan raya, demi meminimalisir angka kecelakaan.

“Saat ini, angka kecelakaan di Morowali dan Morowali Utara sudah menurun dari tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Berdasarkan catatan kepolisian, dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya, kejadian lakalantas menurun 25 persen, yaitu 2015 sebanyak 52 perkara, 2016 sebanyak 43 perkara dan 2017 sebanyak 34 perkara, periode Januari hingga Mei 2017,” jelasnya.

Polisi berharap, angka kecelakaan ini akan terus tertekan turun. Agar harapan ini terkabul, tentunya dibutuhkan peran masyarakat umum dan sangat diharapkan masyarakat mamatuhi cara berkendara yang benar.

“Masyarakat jangan melanggar aturan lalu lintas, karena kecelakaan diawali dengan pelanggaran” tutupnya. VAN

Harian Mercusuar

View all posts