PETASIA BARAT, MERCUSUAR- Kepolisian Resor Morowali secara resmi menahan seorang tersangka inisial AR (24) Warga Desa Togo Mulya, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara dalam kasus pencabulan anak dibawah umur.

AR ditahan Polisi terhitung sejak Rabu (24/5/2017) setelah ditetapkan tersangka lantaran mencabuli sebut saja Mawar (7) pelajar Sekolah Dasar di desanya.

Kasat Reskrim Polres Morowali AKP David Jakson Sianipar melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menjelaskan, penahan AR didasari laporan Laporan Polisi (LP) nomor: LP/45/V/2017/SPKT tentang kasus pencabulan anak yang dilaporkan pada 12/5/2017 lalu.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan yang digali Polisi, aksi pencabulan itu terjadi di salah satu gilingan padi di Togo Mulya, ketika itu AR memaksa korban untuk melayaninya.

“Terlapor mengajak korban ke belakang gilingan padi namun korban tidak mau. Kemudian terlapor memaksa korban dengan cara menarik tangan korban. Setelah itu terlapor membuka celananya dan menarik celana korban” ujarnya, Rabu sore.

Pelaku kemudian berusaha untuk memegang bagian intim korban. Beberapa saat setelah kejadian tersebut, korban lantas menceritakan aksi bejat pemuda tanggung ini kepada orang tuanya. “Kejadiannya pagi hari, orang tuah korban kemudian melaporkan kasus ini pada malam hari” sebutnya.

Atas perbuatan bejat ini, AR terancam hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta akibat melanggar undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 pasal 82 ayat 1. “Kami berkomitmen kasus ini akan kami tuntaskan hingga berakhir di meja hijau,” tandasnya. VAN

Harian Mercusuar

View all posts

Latest videos