TOLITOLI, MERCUSUAR – Padahal baru sebulan dikerjakan, kondisi tanggul pengaman jalan nasional  yang menghubungkan antara Desa Laulalang dengan Desa Salumpaga, Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli memprihatinkan hingga membuat pengendara yang melintas di jalan itu terpaksa ekstra hati-hati.

“Belum lama habis dikerjakan, tanggul pengaman jalan yang menghubungkan antar dua desa itu ambruk. Kami, warga yang selalu melintas di jalan ini terpaksa harus berhati-hati agar tidak jatuh dan terus ke jurang,” ungkap warga Desa Salumpaga, Arman dengan nada khawatir.

Menurutnya, tanggul yang ambruk itu baru saja ditangani oleh pihak Balai Peningkatan Jalan Nasional (BPJN) Agustus 2016 lalu.  Namun sebulan setelah rampung,  tanggul tersebut kembali ambrol, material batu yang diikat menggunakan kawat tidak bisa berfungsi.

“Mungkin karena spesifikasinya yang tidak bagus, sehingga beronjong untuk penahan jalan longsor ke laut,” katanya.

Sementara itu, menyikapi soal ambruknya beronjong tersebut, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Tolitoli, Fahrul Baramuli mengatakan karena pengerjaan yang dilaksanakan diduga asal-asalan dan kurangnya perhatian terhadap kualitas pekerjaan, sehingga dapat menyebabkan bangunan menjadi kurang berkualitas.

Padahal secara teknis,  untuk pengerjaan pemeliharaan jalan nasional anggarannya melekat pada BPJN dan pelaksanaannya pun dikerjakan secara swakelolah.

“Bangunan bronjong yang ambruk itu karena kualitas yang tidak memadai. Mungkin karena pengerjaannya dilaksanakan sembarangan,” tekannya.

Proyek pengaman jalan yang menguhubungkan Kabupaten Tolitoli dengan Kabupaten Buol di Kecamatan Tolitoli Utara itu sebaiknya mendapat penanganan serius untuk diperbaiki kembali, apalagi yang bertanggung jawab dalam perbaikan tersebut ada ditangan pihak BPJN wilayah Makassar.

“Untuk perbaikannya mestinya masih tanggung jawab pihak BPJN. Jika permintaan perbaikan ini tidak diamini, maka diminta sikap penegak hukum menganinya,” pintanya. RML

Latest videos