TANAMODINDI, MERCUSUAR– Sekretaris Kota Palu, Asri mengatakan, untuk lebaran tahun ini, pihaknya meniadakan kegiatan Takbir Keliling kendaraan seperti yang biasanya dilaksanakan pada malam lebaran. Hal itu dikerenakan kondisi alur lalu lintas di Kota Palu, yang sudah tidak memungkinkan dan sering terjadi kemacetan.

“Boleh saja dilakukan takbir keliling, namun hanya disekitar masjid yang ada di kelurahan masing-masing, sebab jika melakukan keramaian dalam kota, beresiko besar kecelakaan dan macet,” ujarnya, pada rapat penentuan masjid titik-titik pelaksanaan sholat Ied, di Ruang Bantaya, Rabu (24/5/2017).

Selain itu, kata Asri, pelaksanaan salat Idul Fitri atau Ied tahun 2017 ini tidak lagi dipusatkan di lapangan, melainkan kembali ke masjid masing-masing di wilayah sekitar tempat tinggal masyarakat, sedangkan untuk pelaksanaan salat Ied yang digelar Pemerintah Kota Palu dipusatkan di Mesjid Raya Baiturrahim Lolu.

“Yang mau di salat ied di lapangan silahkan,” lanjutnya.

Namun , kata Asri diutamakan dahulu mengisi masjid-masjid dan untuk pelaksanaan di lapangan hanya ada beberapa titik yang telah ditentukan, seperti lapangan Gelanggang di Kelurahan Kabonena Kecamatan Ulujadi, Lapangan Kodim 711, Lapangan Abadi dan Lapangan di Kecamatan Tawaili tetap dilaksanakan, namun petugasnya segera dilaporkan melalui camat.

“Pertimbangan solat ied di masjid agar dapat memakmurkan masjid-masjid, serta dengan pertimbangan dapat membantu pegawai syara yang selama ini sudah banyak membantu,” terang Asri.

Untuk pelaksanaan Safari Ramadan akan dilaksanakan, seminggu setelah bulan puasa. Dimana dalam pelepasan Safari Ramadan sekaligus direncanakan sekaligus penyerahan bonus pada atlet Popda Kabupaten Poso.

Asri meminta dalam pelaksanaam Safari Ramadan, untuk mencari mesjid yang masih membutuhkan bantuan dalam penyelesaian pembangunan, sehingga dana yang dibawa tim Safari Ramadan dapat membantu serta menjadi motivasi panitia masjid untuk segera menyelesaikan pembangunan. ABS

Harian Mercusuar

View all posts