• Pasca Aksi Demo Mahasiswa,

POSO, MERCUSUAR – Pasca adanya aksi demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan sejak Senin (16/10/2017), situasi dan kondisi lingkungan kampus Universitas Sintuwu Maroso (Unsimar) Poso, hingga Kamis (19/10/2017) telah kembali kondusif. Termasuk tidak terlihat lagi para aparat keamanan yang tadinya berjaga-jaga di luar halaman kampus tersebut.

Kondisi tersebut ditandai dengan tidak adanya lagi aktivitas aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa serta telah dibukanya kembali dua pintu gerbang kampus tersebut yang sebelumnya tampak tertutup rapat. Walapun demikian, hingga berita ini naik cetak, diketahui belum adanya aktifitas perkuliahan yang dilakukan oleh pihak Unsimar Poso.

“Sejauh yang saya ketahui, memang sudah sejak pagi hari tadi, kondisi lingkungan kampus sudah kembali normal. Hanya saja belum ada aktivitas perkuliahan seperti biasanya. Tapi untuk layanan administrasi-nya sudah kembali jalan. Atas kesepakatan bersama pada hari senin awal minggu depan depan aktivitas belajar mengajar pun akan kembali normal,” ujar Rektor Unsimar Poso Kisman Lantang pada media ini, Kamis (19/10/2017).

Saat disinggung terkait apa yang menjadi tuntutan ratusan mahasisiwa saat menggelar aksi sebelumnya, kembali dengan tegas Kisman Lantang mengatakan, bahwa pihaknya telah transparansi dalam hal pengelolaan keuangan.

Dicontohkannya, dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Universitas (RAPBU) Sintuwu Maroso Poso, selain pihak Yayasan juga turut melibatkan para kepala program studi (Kaprodi) yang ada di lingkungan kampus tersebut.

Terkait besarnya biaya Penyelenggara Perkuliahan (BPP), yang juga menjadi tuntutan mahasiswa, Kisman Lantang kembali menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan melakukan revisi terhadap BPP yang sudah ditetapkan bersama sebelumnya.

”Soal biaya perkuliahan sebenarnya semua mahasiswa telah setuju, karena diawal mereka mendaftar rincian biayanya telah diberikan. Hal ini juga dinyatakan dalam pakta integritas oleh masing-masing mahasiswa termasuk orang tuanya diatas meterai,” ucap Kisman Lantang, seraya menambahkan bahwa kebanyakan yang melakukan aksi demonstrasi selama tiga hari berturut-turut adalah para mahasiswa baru di lingkungan kampus milik Yayasan Unsimar Poso ini. PR/ULY

Harian Mercusuar

View all posts