SIGI, MERCUSUAR – Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-37 tahun 2017  di Pontianak, Kalimantan Barat dapat dijadikan sebagai ajang promosi Kabupaten Sigi memperkenalkan produk pangan lokal.

“Hari pangan sedunia ini merupakan satu acara yang dilaksanakan oleh pemerintah, namun yang harus bersemangat adalah petani. Karena hari pangan ini, kita tidak lepas dari upaya dari petani itu sendiri, bagaimana menggerakkan penguatan kelompok tani, untuk bisa lebih mempertahankan pangan yang alami di Indonesia, Sulteng dan khususnya di Kabupaten Sigi,” kata Wakil Bupati Paulina.

Diversifikasi pangan bukan hanya persoalan beras, tapi bagaimana persoalan pangan yang lain dalam hal ini jagung dan ubi. Semua itu memiliki nilai gizi, juga memiliki nilai tambah kepada petani.

Sigi berada di daerah agraris yang daerahnya didominasi lahan pertanian.  Karena tidak ada lautnya, sehingga Sigi akan fokus dan berusaha untuk mengolah  pertanian dan setiap tahun ketahanan pangan di seluruh kecamatan akan dievaluasi.

Menurutnya, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai simpul pemersatu, serta sebagai ajang silaturahmi antarpeserta pameran dari daerah lain. Hal ini dapat dijadikan sebagai wadah untuk saling tukar informasi produk pertanian dan perkebunan didaerahnya masing-masing, tutupnya.

HPS ke-37 tahun 2017 di Pontianak dihadiri oleh perwakilan provinsi dan kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Menteri Pertanian RI, Dr.Ir.H.Andi Amran Sulaiman, MP.   AJI

Harian Mercusuar

View all posts