PALU, MERCUSUAR – Bangkep, Sulaeman Husen dijadwalkan menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Klas I A/PHI/Tipikor Palu.

Sulaeman Husen merupakan terdakwa kasus dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif di Dekab Bangkep tahun 2012-2013.

“Sidangnya tetap sesuai jadwal pada Kamis 10 November 2016,” tutur Humas PN Klas I A/PHI/Tipikor Palu, I Made Sukanada SH MH, Rabu (9/11/2016) sore.

Terkait status penahanan terdakwa Sulaeman Husen, kata I Made, tetap melanjutkan status penahanannya JPU.

“Statusnya tetap tahanan Rutan,” tandasnya menjawab pertanyaan wartawan.

Diketahui, perkara terdakwa Sulaeman Husen teregister di Panitera Muda Tipikor Nomor: 66/Pid.Sus-TPK/2016/PN Pal.

Majelis hakim yang memeriksa dan menyidangkan perkata itu diketuai oleh I Made Sukanada SH MH dengan anggota Dede Halim SH MH dan Darmansyah SH. Sementara Panitera Pengantinya, Evi SH.

Dalam kasus tersebut terdakwa Sulaeman Husen didakwa JPU sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 Ayat (1), subsidair Pasal 9 UU Nomor: 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor: 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor. Adapun kerugian negara sebesar Rp1.174.764.708.

Sebelumnya, ditahap penyidikan penyidik Kejari Banggai Laut (Balut) sempat menetapkan Sulaeman Husen dalam daftar pencarian orang (DPO), karena beberapa kali dilayangkan panggilan untuk pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari penyidik ke JPU, tidak hadir.

Demikian saat dipanggil untuk hadir sebagai saksi di persidangan terdakwa mantan Sekretaris Dekab Bangkep, juga tidak hadir.

Setelah DPO sekira dua bulan, Sulaeman Husen akhirnya ditangkap oleh penyidik Kejari Balut di Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu saat tiba dari Luwuk, Banggai, Kamis (27/10/2016) sekira pukul 12.00 Wita.AGK

Harian Mercusuar

View all posts