POSO, MERCUSUAR –Bupati Poso, Darmin A Sigilipu, didampingi sejumlah staf dan pimpinan SKPD, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Bersih Sintuwu Maroso (PTBSM) Poso. Sidak tersebut dilakukan untuk merespon keluhan sejumlah pedagang yang mengeluhkan sepinya pasar dan tidak mendapatkan keuntungan sejak mereka direlokasi oleh pemkab dari Pasar Sentral lama, awal Mei 2016 lalu.

Dalam sidak yang berlangsung selama dua jam tersebut, Bupati Poso didampingi Staf Khusus Perencanaan Percepatan Pembangunan Kabupaten Poso, Hendrik  Gary Lianto, serta sejumlah pimpinan SKPD lainnya, mendatangi seluruh lapak para pedagang. Dari hasil sidak tersebut, bupati menemukan banyaknya persoalan yang muncul dan harus dibenahi oleh pihak pengelola pasar.

“Saya akui kondisi pasar ini memang masih sepi, namun kita tetap upayakan agar apa yang menjadi keluhan warga, khususnya para pedagang terjawab. Supaya tidak sepi, dalam waktu dekat seluruh pasar tumpah yang ada akan kita tertibkan,” tegas Bupati.

Selain mendengarkan banyaknya keluhan dari pedagang saat melakukan sidak, Bupati juga menyoroti kondisi pasar yang baru beberapa bulan ditempati tersebut, di mana sudah banyak fasilitas yang rusak parah, seperti jalanan dan tempat pembuangan sampah yang bahkan tidak ada. Bahkan saat memantau pembuangan limbah, Bupati secara langsung memerintahkan kepada Kepala Dinas Kumperindag, Rusnah Mangun untuk mengambil tindakan secepatnya atas tidak berfungsinya tempat pembuangan limbah.

“Sangat kita sayangkan, baru beberapa bulan beroperasi, kondisinya sudah sangat memperihatinkan. Air PDAM tidak jalan, pembuangan limbah tidak berfungsi, bahkan sampah berserakan di mana-mana,” keluh Bupati di hadapan para pimpinan SKPD.

Sebelumnya diketahui, pembangunan PTBSM yang berlokasi di Kelurahan Lembomawu, Kecamatan Poso Kota Selatan tersebut, menelan biaya APBN senilai Rp40 milyar lebih dan telah ditempati oleh para pedagang sejak Mei 2016 lalu. Meskipun baru berjalan lima bulan lebih, kondisi fisik bangunan lapak, kios serta jalan setapak yang menggunakan pavin blok, sudah mulai rusak parah. Bahkan, saluran drainase juga sudah tertutup dengan batu-batu.PR

Harian Mercusuar

View all posts