PARMOUT,MERCUSUAR– Sebelumnya dinyatakan hilang, Rina (17), akhirnya ditemukan tewas dikebun milik warga Desa Toboli Barat, Sabtu (18/11/2017) sekitar pukul 09.00 Wita.

Kapolres Parmout, AKBP Sirajudin Ramly, kepada sejumlah media mengatakan, mayat ditemukan oleh warga bernama Arfiah. Saat Arfiah berada dikebun miliknya, ia mencium bau busuk yang berasal dari kebun warga bernama, Ludin, tempat lokasi mayat ditemukan. Arfiah kemudian memanggil anak mantunya, Saiful, dan memberitahukan ada bau busuk.

Saiful langsung mendatangi sumber bau itu dan melihat banyak lalat yang berkerumun di semak semak. Dirinya mengecek dan melihat seragam batik biru, dan rok abu–abu yang merupakan seragam sekolah SMAN I Parigi Utara.

“Saat melihat seragam itu, Saiful, belum bisa memastikan apakah itu mayat atau tidak. Kemudian dia memanggil beberapa masyarakat dan mengecek kembali dan memastikan apakah itu sosok mayat atau tidak,” jelas kapolres.

Setelah masyarakat setempat melakukan pengecekan dan memastikan mayat tersebut adalah Rina yang sudah menghilang selama empat hari tiga malam. Menurut kapolres, kondisi mayat sudah dalam keadaan membusuk, dengan posisi badan telungkup dan masih menggunakan seragam sekolah.

Jenazah Rina dibawah ke RS Anuntaloko untuk dilakukan otopsi. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya Siswi SMAN 1 Parigi Utara tersebut.  TIA

Harian Mercusuar

View all posts