TANAMODINDI, MERCUSUAR – Pemerintah Kota Palu bakal memberlakukan pengurangan jam kerja pegawai negeri sipil (PNS) selama Ramadan 1437 Hijriyah. Jam kerja akan menjadi 32 jam 30 menit selama sepekan dari sebelumnya 37 jam 30 menit.

Selama ini PNS Pemkot bekerja selama 7 jam 30 menit per hari. Tetapi selama Ramadan akan menjadi 6 jam 30 menit per hari atau berkurang satu jam. Hal ini tertuang dalam surat edaran Pemkot Palu dengan nomor 06/53/085 merujuk surat edaran Gubernur Sulteng dengan nomor 061.2/2121/Ro.Org tanggal 20 Mei 2016 perihal jadwal jam kerja pada bulan Ramadan.

Pelaksana tugas Sekretaris Kota Palu Dharma Gunawan mengatakan pada bulan puasa nanti PNS akan masuk kerja pukul 08.00 Wita hingga pukul 15.00 Wita khusus Senin-Kamis. Sedangkan pada Jumat mulai pukul 08.00 WITA hingga 15.30 WITA.

“Dalam surat edaran itu, jumlah jam kerja bagi instasi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan 5 hari atau 6 hari kerja selama bulan Ramadan adalah 32 jam 30 menit per minggu. Biasanya 37 jam 30 menit selama satu pekan. Senin sampai Kamis itu tanpa istirahat. Kami sudah mengedarkan surat dan menyosialisasikan kebijakan itu,” katanya, Jumat  (3/6/2016).

Dharma  menyampaikan pengurangan jam kerja selama Ramadan tidak akan mengurangi kualitas pelayanan secara signifikan. Kebijakan itu diambil untuk menghormati PNS yang menjalankan ibadah puasa. Meskipun demikian, akan tetap ada pengawasan kinerja PNS selama Ramadan.

“Kalau pengawasan tetap ada. Tetapi ya rahasia. Itu ranah saya lah. Pengawasan jam masuk dan pulang. Intinya pengurangan jam kerja selama Ramadan tidak akan menurunkan kinerja dan mengurangi pelayanan,” tutur dia.

PNS yang mengambil cuti otomatis mengurangi jatah cuti tahunan. “Ya mengurangi jatah cuti tahunan. Tetapi, PNS yang enggak mengambil cuti enggak apa-apa. Jadi dibebaskan. Intinya persiapan melaksanakan ibadah.ABS

Komentar

komentar