PALU, MERCUSUAR – Dalam mempersiapakan sekolah bertaraf lingkungan SDN 24 Palu membuat Tanaman jenis sayur-sayuran organik. Tanaman organik tersebut tidak menggunakan berbagai bahan kimia.

Metode pembuatan penanaman sayuran organik memang sangat banyak dikembangkan di sekolah karena tidak banyak memakan halaman. Selain itu mereka juga menggunakan berbagai bahan bekas untuk tempat tanaman tersebut. Sehingga tanaman tersebut bisa berkambang dengan baik.

Kepala SDN 24 Palu, Sitti Syamsinar mengatakan pengembangan tanaman organik ini sudah lama di kembangkan di sekolah. “Tanaman organik ini sebagai bahan pembelajaran siswa di sekolah. Apalagi pengembangan taman organik ini sangat mudah dibuat karena menggunakan bahan bekas yang banyak ditemukan lingkungan sekitar. Selain itu metode penanamannya juga tidak menggunakan bahan kimia yang ada dipasaran cukup dengan pupuk alami yang terbuat dari kotoran hewan maupun pupuk buatan dari daun,” kata Syamsinar, Kamis (20/5/2016).

Dengan adanya tanaman sayur tersebut mereka juga sudah beberapa kali memanen sayur untuk dikomsumsi di sekolah. Selain sayur mereka juga mengembangkan berbagai tanaman jenis obat-obatan. Jadi para siswa juga bisa belajar mengenai nama jenis tanaman obat yang wajib mereka tanam di rumah.

“Pembangan tanaman ini sangat penting di laksanakan di sekolah karena sangat baik untuk penghijauan. Dengan adanya penghijauan di sekolah siswa bisa belajar dengan tenang karena sejuk dan nyaman. Kami berupaya agar kedepannya sekolah ini bisa lebih baik dibidang lingkungan yang selama ini kami kembangkan,” terangnya.

Berbagai tenaman tersebut juga sudah mendapatkan berbagai apresiasi dari pemerintah Kota Palu yang telah mengembangkan jenis tanaman organik. Ini bisa menjadi pelajaran buat sekolah lainnya yang ingin mengembangkan lingkungan di sekolah mereka masing-masing.UTM