Satu Tahanan Kabur Menyerahkan Diri

 LERE, MERCUSUAR – Satu tahanan kejaksaan bernama Muntasir Alias Mat Toga yang kabur usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Palu pada Senin (21/8/2017) lalu, menyerahkan diri ke polisi. Tahanan residivis ini dijemput petugas di rumah keluarganya di Jalan Rono, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kamis (24/8/2017) sore.

Kapolsek Palu Barat, Iptu Sudirman mengatakan, sekira pukul  18.00 wita, Toga dijemput petugas Polsek Palu Barat setelah mendapat informasi dari keluarga mengenai keberadaanya. Selama pelariannya, Toga berada dirumah tantenya. Ia menyerahkan diri setelah dibujuk pihak keluarga.

“Jadi ada niat baik dari keluarga melapor kepada petugas, dan langsung kami jemput kemudian diamankan,”katanya. Saat ini, terdakwa diamankan di Mapolsek untuk selanjutnya diserahkan kepihak kejaksaan.

Sementara itu, terdakwa Toga kepada wartawan mengatakan, ia kabur dari mobil tahanan dengan menggunakan sendok. Rencana kabur usai sidang ternyata sudah direncanakan Toga bersama empat rekanya.

“Kami berlima sudah rencanakan untuk kabur setelah sidang. Saya mencungkil kaca mobil dengan sendok kemudian melompat. Dan rekan lainnya ikut lompat,”ungkapnya.

Toga Sempat Melintas di Depan Rutan

Toga mengaku, dihari yang sama sebelum dirinya menyerahkan diri, dia sempat melintas di depan Rumah Tahanan (Rutan) Maesa sekira pukul 10.00 wita, menggunakan sepeda motor.

Bahkan, Toga mengaku bersama rekannya  bernama Anjar sempat pergi ke Pasar Tradisional Manonda, pada Rabu (23/8/2017) malam.

Dari pengakuan keluarganya, selama pelarianyaa  Toga sempat mengunjungi istri dan kedua anaknya di wilayah Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga.

Saat ini tersisa empat tahanan yang masih diburu petugas yaitu  Anjar Giling, Sandi Aprianto, dian alias Rian, dan Fandi Halilu alias Fandi.

Sebelumnya, lima tahanan Kejaksaan Negeri Palu melarikan diri usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Palu, Senin, (21/8/2017) sore.  Tahanan kabur setelah merusak kaca mobil dengan cara mencungkil menggunakan sendok yang sudah dimodifikasi seperti pisau. IKI