PALU, MERCUSUAR – Tumpukan sampah di Pasar Tradisional Manonda membludak hingga menutupi setengah badan jalan. Tumpukan sampah tersebut menjadi keluhan warga dan pengendara yang melintas.

Eka (30), warga Balaroa yang melintas di jalan itu mengatakan, tumpukan sampah membuat polusi udara buruk untuk kesehatan dan juga membuat pemandangan tidak nyaman.
“Apalagi sekarang musim hujan yang membuat baunya menyengat,” katanya.
Adrian warga (33) mengaku, pemerintah atau dinas terkait harus memberikan perhatian khusus terhadap kondisi lingkungan pasar, karena menyangkut masalah kesehatan. “Mungkin bukan hanya Pasar Manonda  melainkan pasar pasar di kecamatan lain,” ujarnya.

Pantauan wartawan Senin (24/10/2016), tumpukan sampah di beberapa titik pasar sudah mengeluarkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan pe­ngunjung. Apalagi tumpukan sampah disertai dengan gena­ngan air. IKI

Komentar

komentar

Harian Mercusuar

Lihat semua tulisan