PALU, MERCUSUAR– Rumah Sehat (RS)  Baznas bakal hadir di Desa Siniu, Kabupaten Parigi Moutong (Parmout).

Gubernur Sulteng melalui staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan, Rusdi Bachtiar Rioeh,  telah meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sehat Baznas di Desa Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (24/2/2017).

Selain peletakan batu pertama RS Baznas, staf ahli mewakili Gubernur Longki Djanggola ikut meresmikan asrama Pondok Pesantren Alkhairaat dan Saung Terampil Berkah.

Rusdi yang membacakan sambutan gubernur mengatakan,  tujuan pembangunan tersebut untuk memeratakan akses kesehatan dan pengobatan bagi warga kurang mampu, khususnya dhuafa.

Kata Rusdi, kesehatan dan pendidikan merupakan dua tujuan dasar pembangunan yang membentuk keadilan sosial, kesejahteraan, pengetahuan dan daya saing masyarakat.

” Menurut hemat saya (kesehatan dan pendidikan) adalah nilai investasi yang sangat implikatif, sebab keduanya akan bermuara pada bangkitnya produktivitas masyarakat untuk memperbaiki kualitas hidupnya,” tegasnya.

Rusdi meyakini, sarana tersebut besar manfaatnya bagi masyarakat Siniu.

” Untuk memberikan suatu pelayanan humanis dan profesional sebagai model pemberdayaan masyarakat yang efektif, sekaligus jadi solusi yang reliabel dalam mengentaskan masalah-masalah sosial,” pungkas Rusdi menuntaskan sambutan Gubernur.

Sementara  ketua panitia, KH. Agus M. Tohir yang juga Direktur Umum dan SDM Baznas mengatakan, RS di Siniu adalah yang ke – 6 di Indonesia. Sebelumnya sudah dibangun pula di Jakarta, Bantul, Sidoarjo, Makasar dan Pangkalpinang.

Setelah rampung, RS Baznas akan mengcover  dua pelayanan yaitu, pelayanan umum berupa pengobatan penyakit-penyakit dan pelayanan promotif yang bentuknya sosialisasi kesehatan ke masyarakat.

Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu selaku tuan rumah menargetkan RS Baznas selesai September mendatang.

“Mari Kita bersiap diri, Insya Allah 27 September 2017, Bapak Presiden akan meresmikan rumah sehat Baznas,” terangnya.

Selain rangkaian tersebut pada momen yang sama, Baznas ikut menyerahkan bantuan berupa 20 perahu untuk nelayan Desa Siniu dan Pelawa Baru, beasiswa pendidikan dari jenjang SD hingga perguruan tinggi, alat belajar PAUD, bibit nilam dan mobil pemasaran batu bata untuk BMT Al Amin Palu.

Turut hadir, anggota Baznas pusat Nana Mintarti, ketua Baznas provinsi Prof. Dahlia Syuaib, Wabup Parigi H. Badrun Ngai, dan Ketua Wanita Islam Alkhairaat Hj. Syarifah Sa’diah Aljufri.SAH

Harian Mercusuar

View all posts