POSO, MERCUSUAR – Salah seorang putera terbaik Kabupaten Poso, Abdul Haris Renggah, tutup usia setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Islam Hidayatullah Yogyakarta, Senin 12 Februari 2018, pada usia 57 tahun. Jenasah kemudian diberangkatkan dari Yogyakarta menuju Jakarta dan tiba di Bandara Mutiara SIS Aljufrie Palu, Selasa (13/2/2018) sekitar pukul 07.00 wita.

Setelah disemayamkan di rumah duka di Jalan Beruang Palu, jenasah kemudian dilepas oleh Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, menuju kampung halamannya di Kota Poso.

Rumah mendiang Haris Rengga yang berlokasi di jalur Trans Sulawesi, Kelurahan Moengko, Poso Kota, sejak Selasa (13/2/2018) pagi, sudah dipadati ribuan pelayat. Di sekitar rumah nampak puluhan karangan bunga ucapan duka cita dari Pemkab Poso, DPRD, rekan sejawat, kerabat dan keluarga terpampang. Sementara di sisi kanan kiri jalur Trans Sulawesi, nampak dipadati puluhan kendaraan pelayat yang ingin melihat sosok almarhum untuk terakhir kalinya.

Almarhum memang dikenal akrab dengan siapa saja. Bahkan di kalangan wartawan di Poso, sosok almarhum dikenal merupakan sosok yang humoris dan suka bercanda.

Apalagi memang almarhum pernah menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Poso sejak tahun 1999 hingga 2003. Tak heran jika almarhum sangat akrab dengan para jurnalis. Tak hanya jurnalis Poso, bahkan sosok Haris Renggah akrab dengan para jurnalis Sulteng, terutama mereka yang pernah melakukan liputan di Poso saat tragedi kemanusiaan yang melanda wilayah Poso, beberapa tahun lalu.

Dalam catatan karirnya, sedikitnya ada 28 jabatan yang pernah disandang lelaki kelahiran Wakai, Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Unauna itu. Mulai dari jabatan Camat di Ulubongka, Tojo Unauna hingga Camat Petasia di Kabupaten Morowali Utara. Almarhum juga pernah menjabat Kasat Pol PP Poso, Kepala BPBD Poso, Staf Ahli Ekonomi, sampai akhirnya ditarik ke provinsi dan dipercayakan menjabat pelaksana tugas Bupati Morowali Utara sampai ada bupati definitif. Jabatan terakhir almarhum adalah Kadis Perhubungan Sulteng yang sudah dijabatnya selama dua tahun terakhir.

Sekitar pukul 12.30 wita, iring iringan rombongan jenasah dari Palu tiba di rumah duka di Kelurahan Moengko Poso. Jenasah kemudian diserahkan oleh Pemprov Sulteng kepada pihak Pemkab Poso yang diterima oleh Wakil Bupati Poso Samsuri.

Bada Salat Dzuhur, jenasah Abd Haris Renggah kemudian diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir di taman pemakaman umum (TPU) Jalan Pulau Tarakan, Kelurahan Gebangrejo, Poso Kota, setelah sebelumnya disalatkan di Masjid Kelurahan Kayamanya. ULY

Harian Mercusuar

View all posts