LOLU UTARA, MERCUSUAR – Kapolres Palu, AKBP Christ R Pusung menuturkan, pihaknya berencana menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan wartawati, Maria Yeane Agustuti di Baruga Polres Palu pada Rabu (12/4/2017).

“Kalau tidak ada aral melintang kasusnya akan kami rekonstruksi pada hari Rabu 12 April 2017,”kata Christ, Senin (10/4/2017).

Rekonstruksi akan mendatangkan orang terdekat korban sebagai saksi. Pada Prarekontruksi yang dilakukan penyidik di Baruga Polres Palu,  tidak mendatangkan pelaku.

Namun, diketahui  pelaku Yohanes Sandipu akan memperagakan  56 adegan mulai dari pertengkaran pelaku bersama korban, sampai langkah pembunuhan yang berada di adegan ke 55 hingga pelaku pelaku melarikan diri.

Selama Prarekontruksi berlangsung, saksi bernama Fransisku juga selaku adik korban meminta kepada penyidik agar Yohanes Sandipu ditindak tegas.

”Saya meminta kepada penegak hukum agar pelaku harus di hukum dengan tindakan yang setimpal, sebab pelaku sudah menghilangkan nyawa kaka  saya,”kata  saksi di depan penyidik.

Sementara itu, prarekonstruksi yang dipimpin oleh Kanit Krimum Polres Palu Ipda Fahat Bafadal mengatakan, langkah penyidik melakukan Prarekontruksi yang dilakukan di Mapolres Palu, untuk mempermudah jalanya rekontruksi yang akan dilaksanakan tanggal 12 April mendatang.

“Prarekontruksi dilakukan agar mempermudah jalanya reka ulang kasus kematian yang dilakukan Yohanes Sandipu terhadap salah seorang Wartawati bernama Maria Yeane Agustuti,” ungkapnya.

Pelaku bernama Yohanes Sandipu akan di jerat dengan pasal KUHP 44 ayat 3 Undang-Undang nomor 23 tahun 2004 yakni UU kasus Kekerasan Dalam rumah Tangga (KDRT),dengan ancaman pidana selama 15 tahun. IKI

Harian Mercusuar

View all posts