DONGGALA, MERCUSUAR – Sejumlah alat berat terlihat disiagakan di jalur Trans Sulawesi Palu-Parigi atau di wilayah Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala. Lokasi itu memang dikenal rawan longsor.

Pantauan media ini di lokasi, Sabtu (27/5/2017), terlihat di lokasi sebelum perbatasan antara Parigi dan Donggala, badan jalan sudah tertimbun longsor dan dipasang garis polisi.

Ada beberapa titik yang rawan, baik rawan longsor, rawan pohon tumbang dan rawan kecelakaan di jalur vital tersebut. Bahkan beberapa hari lalu sempat longsor di Km 17.

Ada empat alat berat terlihat di jalur kebun kopi itu. Alat-alat berat tersebut disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya longsor mendadak di jalan yang juga menghubungkan antara Sulteng dengan sejumlah provinsi lainnya. Kondisi tanah yang labil di jalan menikung diatas gunung membuat pengguna jalan diminta selalu waspada saat melintas di lokasi.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Jalan Raya (Kasat PJR) Direktorat Lalu lintas Polda Sulteng, AKBP M. Paransa mengatakan, saat ini jalur Kebun Kopi masih aman, meski beberapa kali hujan mengguyur wilayah itu.

“Saat ini jalur aman terkendali,” kata AKBP M Paransa.

Dia menghimbau pengguna jalan untuk tetap waspada saat melintas di jalur itu.

“Karena sempat terjadi longsor yang mengakibatkan puluhan kendaraan tertahan hingga pagi,” ujarnya. TUR

Harian Mercusuar

View all posts