SIGI, MERCUSUAR– Sekira 30 pencinta alam yang terdiri dari berbagai perwakilan lembaga atau Kelompok Pencinta Alam (KPA) di Kota Palu dan sekitarnya mengikuti materi latihan Navigasi di lokasi perkemahan Desa Oloboju, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Minggu (22/10/2017).

Materi yang dipaparkan oleh #Pendaki Indonesia Korwil Palu, Wahyuddin, mulai dari pengenalan  kompas, cara membaca koordinat peta dan bagian-bagiannya, hingga aplikasi di lapangan berupa permainan orientering, dimana para peserta diinstrusikan untuk menemukan sejumlah pos melalui koordinat yang telah ditentukan oleh pemateri dan panitia penyelenggara di seputar lokasi perkemahan.

“Sebagai seorang yang hobi bermain di alam bebas seperti gunung, kita wajib untuk menguasai ilmu navigasi, khususnya navigasi darat,” kata pria yang di kalangan pendaki akrab disapa Agus Kumis itu.

Dia menambahkan, bagi seorang pencinta alam maupun pendaki gunung memiliki skil atau kemampuan ilmu navigasi itu sangat penting, karena ilmu ini dapat diterapkan ketika seseorang tersesat atau hilang saat melakukan aktivitas pendakian, ataupun ketika ada bencana alam.

Sementara, salah seorang anggota lembaga Masterpala, Didot mengatakan, kegiatan itu merupakan inisiasi dari lembaganya, kemudian ditindaklanjuti ke beberapa lembaga pecinta alamnya lainnya di Kota Palu dan juga dari Sigi.

“Kegiatan ini kita namakan Kemah Bersama, tujuan atau inti dari kegiatan ini adalah untuk lebih menjalin silahturahmi dan menepis perbedaan atau ego dari lembaga masing-masing,” katanya.

Didot berharap, kegiatan itu nantinya akan terus berlanjut dan tentunya dalam skala yang lebih besar lagi, dengan melibatkan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dan Siswa Pecinta Alam (Sispala), bukan hanya se kota Palu, melainkan se Sulteng.

Ketua Panitia Penyelenggara, Zaldin menambahkan, jumlah peserta yang hadir pada kegiatan tersebut mencapai 70an orang, dimana waktu pelaksanaan selama 3 hari, sejak Jumat-Minggu. AMR

 

Harian Mercusuar

View all posts