PALU, MERCUSUAR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulteng, Mohammad Hidayat Lamakarate didampingi Kasatpol PP, Muhammad Muclis dan Karo Humas dan Protokol, Ridwam Mumu menerima sebanyak 32 orang peserta magang dan penelitian STPDN di Ruang Polibu, Kantor Gubernur, Rabu (3/1/2018).

Pada Kesempatan itu, Dosen Monitoring  dan  Pembimbing dari STPDN, Dr. Mohammad Labolo yang mewakili Rektor STPDN  menyampaikan bahwa peserta magang STPDN ini melakukan penelitian dan mempelajari secara langsung proses kegiatan kantor  di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah selama 39 hari .

Dalam dunia pendidikan katanya, tidak selamanya berbanding lurus dengan dunia kerja, karena ada orang yang sangat pintar, tetapi karirnya tidak begitu baik.

“Tetapi ada orang yang sedang sedang kepintarannya, tetapi karirnya sangat baik hal ini semua tergantung sejauhmana yang bersangkutan dapat berkomunikasi baik dengan orang – orang di sekelilingnya,” katanya.

Dengan pertimbangan itu, tutur Mohammad Labolo sehingga  mahasiswa STPDN diberikan pembekalan kemampuan untuk dapat menghadapi segala perubahan dan permasalahan serta cuaca. Bekal ini juga akan menjadi bekal untuk alumni STPDN dalam penempatan daerah kerja. karena Praja  STPDN penempatannya tidak dikembalikan ke daerah asalnya tetapi ditempatkan di daerah lain yang bukan asalnya di seluruh indonesia. Diakhir sambutannya, atas nama rektor STPDN, Mohammad Labolo menyerahkan segala hal ihwal pembinaan dalam penelitian Praja STPDN Angkatan 25 kepada Pemprov Sulteng.

Sekdaprov Hidayat Lamakarate, dalam sambutannya menyampaikan telah menerima peserta magang dan penelitian Praja STPDN. Ia mengharapkan agar peserta magang dan penelitian betul –  betul dapat memanfaatkan waktu dengan baik untuk melakukan penelitian dengan baik.

“Selalu terbuka kepada saya atau senior yang ada, kalau ada kendala atau permasalahan dalam pelaksanaan magang terutama penelitian . kami bersedia untuk dapat memfasilitasinya,” tutur Sekdaprov Hidayat Lamakarate.

Ia mengemukakan bahwa di Palu atau di Sulteng ini tidak boleh ada orang  yang mengatakan bahwa dirinya orang ini dan orang itu, tetapi semuanya masyarakat Sulteng.

“Asalnya dari daerah lain tujuannya supaya kita semua sama secara bersama sama membangun Sulawesi Tengah,’ jelasnya.

Sekdaprov Hidayat Lamakarate menyampaikan pesan dari  Gubernur Sulteng, Longki Djanggola mengharapkan kepada Praja STPDN agar dapat menjadi orang – orang terbaik dan dapat berkancah di tingkat nasional. Pasalnya, saat ini sudah ada dua orang siswa Praja STPDN asal Sulteng yang berprestasi dan disekolahkan ke Amerika dan penempatannya di Kemendagri. Gubernur Longki juga meminta kepada Praja STPDN untuk tidak khawatir di mana pun penempatannya. Karena ada kehidupan dibuat Tuhan Yang Maha Kuasa. Yang paling ditanamkan adalah kedisiplinan dan etos kerja yang baik.

“Pesan pak Gubernur, karena prinsip yang selalu saya pegang teguh adalah walaupun sudah tidak ada yang disiplin di dunia ini saya akan tetap melakukan disiplin dengan baik,” tutur Sekdaprov Hidayat Lamakarate.

Olehnya katanya, disiplin dan etos kerja yang baik harus pegang teguh untuk dapat terus mendorong semangat kerja yang tinggi. Ditambahkan, Pemprov Sulteng terus Kemendagri agar setiap tahun membuat surat kepada pemerintah daerah untuk mendata alumni STPDN, IPDN, dan APDN terkait keberadaan mereka dan penempatannya. BOB

Harian Mercusuar

View all posts