POSO, MERCUSUAR – Kabupaten Poso secara resmi mencanangkan di setiap  kecamatan akan memiliki satu kampung yang dibina menjadi Kampung Keluarga Berencana (KB). Kampung KB sendiri merupakan satuan wilayah yang memiliki kriteria tertentu, di mana terdapat keterpaduan program kependudukan  Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

“Pemerintah sedang berupaya agar terjadi peningkatan taraf hidup di setiap  keluarga. Tujuan KB sendiri adalah konsep pengendalian penduduk dengan  memperlakukan pengurangan angka kelahiran di setiap keluarga.

“Keluarga merupakan perkumpulan sosial terkecil yang melahirkan bangsa. Peran  besar seperti itu yang membuat pemerintah memberi perhatian khusus,  sekaligus ruang kepada setiap keluarga melalui program KB, dengan harapan setiap orang tua berpeluang membesarkan anak-anaknya secara baik dan  tersistematis, dalam merencanakan masa depan anak itu sendiri,” ujar Kepala  Dinas  P2KB, Djani Moula, Senin (15/5/2017).

Penerapan kampung itu sendiri, bertujuan memberi motivasi kepada seluruh  komponen masyarakat baik yang masuk dalam sistem pemerintahan, maupun lembaga lain, dengan konsep bersedia memberi pendampingan, pembinaaan  kepada  masyarakat, agar turut berperan aktif untuk meraih kualitas hidup,  melalui keterpaduan setiap sektor meliputi, pengendalian penduduk (KB),  kesehatan, sosial ekonomi, pendidikan, pemukiman  dan lingkungan,  atau  bidang lain yang sesuai kebutuhan masyarakat.

“Tugas kami di lapangan adalah mendorong partisipasi semua pihak, baik pemerintah maupun non pemerintah, agar secara bersama-sama melakukan pembinaan secara berkesinambungan. Tujuan pembentukan Kampung KB adalah  memberi sarana sekaligus ruang kepada masyarakat, agar berperan aktif meraih  kerangka hidup yang layak dari semua aspek dengan bantuan kami dari pemerintah bersama lembaga lainnya, sehingga akan tercapai keselarasan dan  cita-cita yang sama demi kesejahteraan dan suksesnya pembangunan di setiap  sektor di daerah ini,” urai Djani Moula. NAN

Harian Mercusuar

View all posts