POR MAESA 2017, Petenis Donggala Patahkan Rekor Atlet Palu

 PALU, MERCUSUAR–  Saat backhand Andre Saputra keluar garis permainan, Adam Prayoga mengepalkan tangannya,  tanda dia memenangkan  pertandingan. Dan seketika itu pula puluhan penonton asal Donggala  yang menetap di Palu langsung  memberikan applaus kepada satu-satunya wakil Donggala di babak  final POR Maesa 2017.

Adam Prayoga versus Andre Saputra Rajab mejadi salah satu partai final yang mengundang perhatian penonton yang berlangsung di lapangan Tenis KONI Sulteng pada Rabu (9/8/2017) pagi.  Permainan menarik kedua petenis tersebut sudah diprediksi sesaat setelah mereka mengalahkan wakil Jawa Barat di babak semifinal sehari sebelum laga final.

Di game pertama Adam Prayoga  mengambil poin pertama namun pada game kedua  Andre merebut poin sehingga angka menjadi 1-1. Di game selanjutnya Adam kembali memimpin  3-2, hingga masuk ke game ke sepuluh  Adam menutup set pertama dengan skor 6-4.

Kejadian hampir sama terjadi di  set kedua.  Dengan ketenangannya, Adam   memimpin dalam perolehan angka demi angka walaupun  selalu disamakan Andre. Namun di dua game terakhir  Adam tak memberikan peluang Andre untuk menyamakan poin dan selanjutnya menutup set kedua dengan skor 6-4.

Kemenangan  tersebut menjadi rekor tersendiri bagi Adam Prayoga yang mampu memutus dominasi Andre Saputra atas dirinya. Pasalnya dalam empat pertemuan sebelumnya  Adam  selalu dikalahkan Andre.

“Alhamdulillah, akhirnya saya bisa mengalahkan dia karena di empat pertemuan sebelumnya saya selalu kalah. Saat kembali bertemu Andre di babak final saya hanya punya prinsip bermain baik saja dulu dan sebisa mungkin jangan banyak buat kesalahan,”  kata pelajar SMPN 1 Banawa itu yang  lebih akrab disapa Yoga.

Sementara  itu pelatih  Yoga,  Rony  Ruslan menyebut  stamina anak asuhnya masih harus di tingkatkan karena menurutnya Adam  sudah punya  skill  dan karakter sendiri. “Yoga sudah bagus sebenarnya hanya  saja dia masih butuh  tambah stamina lagi. Kalau  skill saya kira sudah bagus, tinggal ditingkatkan lagi,” terang Rony pelatih asal Donggala itu.  CLG