AMPANA, MERCUSUAR – Satuan Reskrim Polres Touna mengelar konferensi pers terkait kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) beberapa waktu lalu, bertempat di Aula Rupatama Polres Touna, Jumat (9/2/2018). Konferensi pers ini dipimpin langsung oleh Kapolres Touna, AKBP Boy Karel Wattimena, didampingi Kasat Reskrim, Kasubag Humas.

Dalam keterangannya, Kapolres menjelaskan kronologis kejadian, yakni pada 4 Desember 2017 lalu sekira pukul 22.30 WITA di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Dondo, Kecamatan Ratolindo, serta pada 11 Desember 2017 sekira pukul 22.00 WITA, di Desa Uebone, Kecamatan Ampana Tete, telah terjadi tindak pidana pencurian sepeda motor milik Baso Sofyan dan yang dilakukan oleh tersangka berinisial IH.

Dari laporan yang diterima, pihak Reskrim langsung memburu tersangka dan berhasil menangkap tersangka. Saat ini kata Kapolres, tersangka akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Ampana, guna proses lebih lanjut.

“Barang bukti yang kita amankan yakni satu buah kunci palsu, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty warna putih DN 2808 YP, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty warna hitam DN 3067 LE, satu buah STNK, serta sejumlah uang tunai,” jelasnya.

Saat ini kata dia, penanganan perkara yang dilakukan tersangka IH, berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum. Tersangka serta barang bukti, usai konferensi pers, langsung diserahkan ke Kejaksaan Negeri Touna untuk disidangkan oleh JPU di Pengadilan Negeri Poso, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat (1) KUHP jo pasal 64 ayat (1)KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun. DEL

Harian Mercusuar

View all posts