PALU, MERCUSUAR – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Ahli Gizi (Persagi), Dr Minarto MPS mengimbau pengurus dan anggota Persagi di Sulteng memberikan tindakan yang tepat dalam pemenuhan gizi anak. “Tidak mudah meyakinkan ibu-ibu soal gizi (anak). Turunnya pertumbuhan karena sejak usia enam bulan anak-anak tidak mendapat asupan gizi yang baik,” kata Minarto usai melantik Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persagi Sulteng di Hotel Santika, Senin (10/4/2017) malam.

Menurutnya,  anak-anak perlu mendapat gizi  yang seimbang, terutama protein dan sayur mayur. “Dalam psikologi, kenapa anak tidak mau makan sayur? Karena tidak diajari. Karena itu, ajari sampai mau makan. Ini cara yang benar memperkenalkan pola makan pada anak,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sulteng dr Ansyahari Arsyad MKes berharap dengan melihat sumber daya alam yang melimpah, masyarakat Sulteng sepatutnya tidak mengalami faktor kekurangan gizi. Ia berharap Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan bisa bekerja sama dengan Persagi dalam penanganan masalah gizi di Sulteng.

Disebutkan bahwa masalah gizi bukan hanya berdampak pada sisi biologis anak seperti pendek, kegemukan, kurus atau gizi buruk.  Namun lebih daripada itu, gizi  berpengaruh terhadap rendahnya  kecerdasan dan penyakit.   Untuk mengatasinya perlu kerja sama lintas sektor agar terdapat tindakan tepat  dalam 1000 hari kehidupan dimulai dari pemenuhan gizi yang cukup pada ibu hamil dan menyusui lalu kepada anak, khususnya usia 6 bulan sampai 2 tahun. DAR

Harian Mercusuar

View all posts