BANGGAI, MERCUSUAR – Proses penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana penyertaan modal Pemda Banggai ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Banggai Sejahtera sebesar Rp495 juta, segera dimulai. Pasca pelimpahan kasus itu dari Seksi Intel ke Seksi Pidsus Kejari Banggai, Selasa (4/10/2016) Kasi Pidsus I Bagus Ketut Wiadnyana yang ditemui diruang kerjanya menyatakan, pihaknya akan segera menerbitkan surat perintah penyelidikan.

Langkah awal Seksi Pidsus kata I Bagus Ketut Wiadnyana, adalah menerbitkan Sprint penyelidikan yang nantinya akan menjadi dasar hukum penyelidikan kasus tersebut. Sejauh ini katanya, semua pihak yang terlibat akan dimintai keterangan, termasuk sejumlah pejabat yang berkaitan dengan terbentuknya PT. Banggai Sejahtera.

“Semua pihak termasuk pada pejabat yang berkaitan dengan kasus ini akan kita periksa untuk dimintai keterangannya. Permintaan keterangan itu diperlukan, agar kasus ini menjadi terang mulai dari awal pembentukan BUMD ini hingga perjalannnya,” ujar I Bagus Ketut Wiadnyana.

Walau belum terlalu mendalami kasus itu, Kasi Pidsus yakin apa yang ditemukan oleh Seksi Intel dalam rangkaian pengumpulan data dan keterangan, hingga akhirnya kasus itu dilimpahkan kejajarannya, telah terjadi upaya merugikan keuangan daerah. Karenanya, sejumlah bukti dan keterangan lain yang belum sempat ada, akan dikumpul Seksi Pidsus guna melengkapi berkas perkara itu.

“Ekspose kasus itu telah dilakukan Seksi Intel melibatkan seluruh jaksa yang ada di Kejari Banggai, hasilnya kuat dugaan dalam kasus itu adanya kerugian keuangan daerah, sehingga statusnya perlu ditingkatkan dari pulbaket/puldata menjadi penyelidikan,” tambah Kasi Pidsus.

Sayangnya I Bagus Ketut Wiadnyana belum bisa memastikan berapa jumlah pejabat yang akan dipanggil hingga kemungkinan menjadi tersangka. Namun ia berjanji bakal memberikan informasi kepada media, jika nanti telah menetapkan siapa saja tersangka dalam kasus itu. I Bagus Ketut Wiadnyana yakin kasus itu bisa ditingkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan, serta adanya penetapan para tersangka hingga bisa dituntut dalam persidangan. BR

Harian Mercusuar

View all posts