TOLITOLI, MERCUSUAR – Pembangunan dermaga Tolitoli yang menelan anggaran Rp15,5 milyar, masih dilanjutkan pihak rekanan, padahal telah melewati batas waktu kontrak pelaksanaan pekerjaan. Pembangunan proyek Pelabuhan Dedek, Kabupaten Tolitoli yang dikerjakan PT Sanbel Satria Wardana ini, mulai mengalami keterlambatan sejak pertengahan Agustus 2017.

Diketahui, pekerjaan fasilitas pelabuhan laut Tolitoli ini dikerjakan sejak 17 Maret 2017, sementara waktu pelaksanaan yang tertera dalam perjanjian kontrak selama 150 hari, berakhir sejak pekan lalu.

“Proyek lanjutan pelabuhan Tolitoli dengan anggaran belasan milyar itu, sebetulnya sudah harus diputus kontrak. Namun walaupun kontrak pekerjaannya telah berakhir, ternyata masih terus dilanjutkan,” jelas Direktur LSM Pemerhati Pembangunan Tolitoli, Marwan Taba, Selasa (22/8/2017).

Menurut Marwan, proyek dermaga yang dikerjakan perusahaan asal Jawa itu, sebelumnya pernah dilaksanakan tahap pertama tahun 2014 senilai Rp16,3 milyar, dengan item pekerjaan pemancangan dan pengecoran tiang, namun akhirnya mengalami masalah karena waktu pekerjaannya menyeberang ke 2015. Anehnya, pembangunan lanjutan dermaga tahap dua kembali melewati batas kontrak atau melebihi waktu perjanjian yang disepakati antara Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) dengan pihak kontraktor.

“Kalau ada proyek yang selalu melanggar komitmen perjanjian kontrak, bisa dinilai karena perusahaan yang mendapatkan pekerjaan tidak profesional,” katanya.

Kepala Syahbandar Kabupaten Tolitoli selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Newawaty, yang dikonfirmasi, membenarkan kalau pembangunan dermaga tersebut mengalami keterlambatan. Keterlambatan pengerjaan lanjutan dermaga pelabuhan laut, disebabkan hal yang tidak tercantum di dalam dokumen kontrak, namun terpaksa dilaksanakan di antara pembongkaran beton lama.

“Karena mengalami keterlambatan, akhirnya pihak perusahaan mengajukan permintaan perpanjangan waktu amandemen kontrak CCO,” jelas Newawaty.

Disinggung soal progres pekerjaan terkait pembangunan dermaga tersebut, ia mengaku belum mengetahui pasti.  LAN

Harian Mercusuar

View all posts

Latest videos