KAMONJI, MERCUSUAR – Guna mencegah keterlambatan proses verifikasi insentif para pekerja padat karya, pengawas lapangan diimbau untuk memasukkan laporan hasil kerja tepat pada waktunya.

 

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Palu, Nursalam mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat kepada para camat dan lurah agar mendorong para pengawas lapangan padat karya untuk segera memasukkan laporannya, sehingga tidak akan ada permasalahan terkait keterlambatan proses pemberian insentif peserta padat karya.

“Kita telah menyurat kepada lurah dan camat agar membantu mendorong para pengawas agar lebih peduli. Karena ini menyangkut hak masyarakat yang menjadi peserta padat karya,” ujarnya, Selasa (22/8/2017).

Nursalam menuturkan jika pelaporan pengawas lapangan dapat tepat waktu, maka proses adminitrasi untuk pemberian insentif peserta padat karya dapat cepat terlaksana.

“Seluruh dana untuk pembayaran insentif padat karya sudah tersedia di bank pengelola, setelah mendapat laporan dari pengawas lapangan maka Dinsos akan mengeluarkan rekomendasi, dan teknis pembayarannya diserahkan ke bank dan selanjutnya kami hanya melakukan pengawasan pembayaran,” terangnya.

Sementara itu, ditemui terpisah, Lurah Besusu Timur, Riel Elfisin Tandondo mengaku telah mendapat imbauan dari Dinsos Palu agar mendorong pengawas lapangan agar tepat waktu memasukkan laporan hasil kerja padat karya.

 

“Kami akan terus dorong pengawas lapangan agar bekerja sesuai mekanisme yang ada, dan memasukkan laporan tepat waktu,” ucapnya.

 

Ditambahkannya, khusus di Besusu Timur, tidak pernah ada terjadi permasalahan terkait lambatnya pemasukan laporan dari pengawas pedat karya.

“Peserta padat karya di Besusu Timur ada 87 orang terbagi atas tiga kelompok yang diawasi masing-masing satu pengawas,  selama ini Alhamdulillah jarang ada kendala keterlambatan pelaporan ataupun pembayaran honor pekerja,” tuturnya. FDL

Harian Mercusuar

View all posts