SIGI, MERCUSUAR – Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Provinsi (Deprov) Sulteng, Moh Masykur, mendesak pemerintah provinsi untuk segera menyelesaikan batas antara Kabupaten Sigi dan Poso.

“Kami mendesak Pemerintah Provinsi untuk segera mengurusi dan menyelesaikan tapal batas antara Sigi dan Poso,” ujar Masykur kemarin.
Polemik batas antara Kabupaten Sigi dan Kabupaten Poso kata Masykur, menjadi kewenangan Pemprov Sulteng untuk diselesaikan.

Persoalan batas kedua kabupaten dikeluhkan masyarakat Kecamatan Palolo dan Nokilalaki Kabupaten Sigi, saat Masykur reses di daerah tersebut.

“Berdasarkan data dan kisah orang tua dahulu di Kabupaten Sigi bahwa batas Sigi dan Poso bukan terletak di Jembatan Wilayah Dongi-dongi, melainkan di objek wisata Danau Tambing,” kata Masykur.
Masykur menguraikan, sampai saat ini penanda batas dua kabupaten tersebut yang sesungguhnya di depan objek wisata Danau Tambing masih terlihat dan terpajang.
“Bukti-bukti yang ada yakni adanya peninggalan masyarakat Sigi di kawasan tersebut serta tapal batas sebagai penanda,” urainya.
Politisi Partai Nasdem itu berharap Pemerintah Sulawesi Tengah segera menindaklanjuti permintaan masyarakat kabupaten tersebut untuk diselesaikan.

Sementara anggota DPRD Kabupaten Sigi, Samuel Samben yang ikut dalam reses tersebut menjelaskan batas wilayah kabupaten itu selain dilihat dari sisi historis juga dari sisi sosiologis.

“Ada banyak bukti yang bisa dijadikan dasar sebagai wilayah Kabuaten Sigi. Sehingga pihak yang melakukan klaim sepihak dan mengabaikan bukti yang ada merupakan sikap yang keliru,” katanya. TMU/ANT

Harian Mercusuar

View all posts