PALU, MERCUSUAR – Hingga memasuki akhir bulan Januari 2017, Pemerintah Pusat belum memberikan kepastian ketersediaan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palu. Padahal sebelumnya melalui surat Nomor: 471.13/12159/DUKCAPIL tanggal 15 November 2016, Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil RI menjanjikan ketersediaan blangko e-KTP paling lambat Januari 2017.

Kenyataannya hingga saat ini ketersediaan blangko tersebut belum juga ada, akibatnya banyak warga Palu mengeluhkan kekosongan blangko yang menyebabkan terhambatnya proses administrasi yang dilakukan.

Fadlun (34) warga Palu mengatakan bahwa sudah tiga bulan sejak dirinya melakukan perekaman, e- KTP belum juga terbit. Padahal ia harus segera mengurus surat tanah di Badan Pertanahan Negara, sementara untuk mengurus KTP sementara juga masih bermasalah dengan alasan terjadi gangguan jaringan dari pusat.

“Sudah tiga bulan KTP saya belum juga terbit. Bagaimana saya bisa mengurus surat – surat tanah kalau tidak ada KTP. Sementara membuat KTP sementara juga belum bisa karena adanya gangguan jaringan pusat,” ujarnya.

Pemerintah seharusnya segera menyediakan blangko KTP, apalagi anggarannya juga sudah tersedia.

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Kota Palu, Burhan Toampo mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian dari Pemerintah Pusat terkait ketersediaan blangko e-KTP.

“Pihak dinas juga sudah sering mempertanyakan hal ini ke pusat, tapi belum juga ada tanggapan,” kata Burhan kepada Media ini, Selasa (24/1/2017).

Sebelumnya Burhan juga mengatakan bahwa Pemerintah pusat telah menempuh beberapa upaya hingga blangko e- KTP bisa tersedia. Diantaranya, mempercepat proses lelang tender pengadaan blangko tahun anggaran 2017 melalui tender pra- DIPA tahun 2017.

Dengan dipercepat proses tender tersebut kata dia, Pemerintah Pusat menjanjikan ketersediaan blangko akan ada paling lambat pada Januari 2017.

Sementara pemberlakuan surat keterangan pengganti e- KTP bagi warga yang membutuhkan dan berlaku selama enam bulan, kata Burhan, masih terkendala sistem jaringan yang kurang mendukung. Dimana, sampai saat ini jaringan yang ada terus mengalami gangguan, sehingga tidak dapat dilakukan input data.TIN

Harian Mercusuar

View all posts