BESUSU BARAT , MERCUSUAR – Biro SDM Polda Sulteng secara rutin melaksanakan pemeriksaan psikologi kepada personil Polda Sulteng yang memegang senjata api, Jumat (10/3/2017). Sebanyak 185 personil, baik Perwira maupun Bintara mengikuti pemeriksaan psikologi tersebut.

Pemeriksaan psikologi pemegang atau pemohon baru senjata api, sangat penting untuk mengetahui kondisi kejiwaan anggota polisi.  Selain pemeriksaan psikologi, dilaksanakan pula pemeriksaan kesehatan jiwa dan mapping psikologi anggota Polres Poso.

Paur Subbagpsipol Bagpsi Ro SDM AKP Achmad Junaidi mengatakan, tujuan pemeriksaan psikologi senjata api untuk mengetahui kondisi psikologis anggota sebagai syarat untuk memegang senjata api. Sementara, pemeriksaan kesehatan jiwa untuk mengetahui tingkat depresi anggota.

Anggota polisi yang memegang senjata api, dilakukan mapping  sebagai data awal anggota yang akan diinput ke sistem pembinaan karir anggota Polri dan dapat digunakan dalam menerbitkan surat rekomendasi psikologi apabila anggota akan mengikuti pendidikan kejuruan dan pendidikan pengembangan lainnya.

Kegiatan pemeriksaan Psikologi ini dapat menjaring anggota yang memang di anggap pantas, layak dan memenuhi syarat untuk memegang senjata api. sehingga akan memperkecil pelanggaran-pelanggaran yang terjadi oleh anggota yang tidak layak lagi memegang senjata api.

“Senjata api digunakan sebagaimana mestinya dan bukan sebagai alat untuk menakuti masyarakat, karena tugas anggota Polri yaitu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” kata Achmad.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Poso AKBP Bogiek Sugiyarto, SH, SIK. Personil Bagpsi yang bertugas melaksanakan tes Psikologi yakni Paur Subbagpsipol Bagpsi Ro SDM AKP Achmad Junaidi, S.Psi, Banum Bagpsi Brigadir Yandres Naromba dan Briptu Ariyanto K. Wisesa. IKI

Harian Mercusuar

View all posts